Nasib Sandera Jerman di Afghanistan
14 Agustus 2007Iklan
Kabul : Kelompok Taliban membolehkan hubungan melalui telepon antara wartawan dan pria yang disebut-sebut sebagai insiyur sipil Jerman yang diculik empat minggu yang lalu. Pria itu menjelaskan ia dalam keadaan sakit dan nyawanya berada dalam bahaya. Para penculik menuntut negosiasi dengan pemerintah Afghanistan. Namun hingga kini belum dapat dipastikan, apakah pria yang berbicara melalui telepon itu adalah benar warga Jerman yang diculik. Kementrian luar negeri Jerman di Berlin mengatakan, mereka masih terus berusaha untuk mengupayakan pembebasan insiyur tersebut.
