1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
BudayaVatikan

Natal di Vatikan: Dari Pohon Natal hingga Urbi et Orbi

24 Desember 2025

Tahun ini, Paus Leo XIV akan memimpin perayaan Natal di Vatikan untuk pertama kalinya. Namun, tradisi Natal yang populer di pusat Gereja Katolik Roma tetap tidak berubah.

Sebuah pohon cemara setinggi 27 meter dari lembah Ultental di Tyrol Selatan, Italia, diterangi sebagai pohon Natal di Lapangan Santo Petrus
Pohon Natal di Lapangan Santo Petrus dinyalakan pada 15 Desember 2025Foto: Alessandra Tarantino/AP/dpa/picture alliance

Kapan perayaan dimulai?

Bagi umat Katolik, musim Adven dimulai pada 30 November 2025, dan bersamaan dengan itu, kegembiraan menjelang Natal mulai terasa.

Di Vatikan, perayaan dimulai dengan penyalaan pohon Natal dan peresmian adegan Kelahiran Yesus di Lapangan Santo Petrus, yang keduanya berlangsung pada 15 Desember 2025.

Tradisi pohon Natal di Vatikan

Setiap tahun, sebuah keuskupan gereja Katolik Roma yang berbeda mendapatkan kehormatan untuk menyumbangkan pohon Natal ke Vatikan.

Tahun ini, pohon yang dipasang adalah cemara Norwegia dari Keuskupan Bolzano-Bressanone di Provinsi Tirol Selatan, Italia. Pohon setinggi 27 meter ini memiliki berat hampir delapan ton.

Pohon Natal di Lapangan Santo Petrus tingginya 27 meter Foto: Tiziana Fabi/AFP/Getty Images

Dalam wawancara di situs web Vatikan, Uskup Ivo Muser dari Keuskupan Bolzano-Bressanone mengatakan: "Saya berharap keajaiban sebelum Penciptaan juga akan terbangkitkan oleh pohon Natal kami dan bahwa pohon ini akan menginspirasi refleksi." Ia juga mengimbau orang-orang untuk bersikap waspada, penuh hormat, dan "siap menjalani gaya hidup yang berkelanjutan dan sederhana."

Apakah hal ini memungkinkan, mengingat dekorasi mewah dan lampu-lampu perayaan yang terus berkedip dengan warna yang selalu berubah, masih harus dilihat.

Untuk kelima kalinya berturut-turut, pohon Natal berasal dari Italia. Sebelumnya, empat pohon telah disumbangkan dari beberapa tempat di Jerman, dan pada 2028, Deggendorf di Bayern dijadwalkan menyumbangkan pohon Natal Jerman kelima.

Anda bisa melihat Lapangan Santo Petrus dan mengikuti perayaan secara daring di sini:

Perayaan Natal yang meriah telah berlangsung di Vatikan setidaknya selama 500 tahun, tetapi tradisi menempatkan pohon Natal di Lapangan Santo Petrus baru dimulai pada 1982 selama kepausan Paus Yohanes Paulus II.

Adegan kelahiran Yesus dari seluruh dunia

Adegan Kelahiran Yesus dibuat oleh Keuskupan Nocera Inferiore-Sarno, yang terletak di Provinsi Salerno, Italia Selatan. Adegan ini menampilkan tokoh-tokoh seukuran manusia dan menggabungkan elemen arsitektur khas wilayah sekitar Nocera

Saat peresmian adegan Kelahiran Yesus, Uskup Giuseppe Giudice menyebutnya sebagai "kesempatan besar untuk penginjilan dan pembangunan kembali seluruh wilayah."

Pameran "100 Adegan Kelahiran di Vatikan", yang diadakan untuk kedelapan kalinya, juga dipamerkan di bawah kolom kiri Lapangan Santo Petrus. Pameran ini menampilkan adegan Kelahiran yang dirancang oleh seniman dari 23 negara. Edisi tahun ini merupakan bagian dari rangkaian acara budaya "Jubilee is Culture." Menurut Vatican News, pameran ini berfungsi sebagai "ekspresi rasa syukur atas Tahun Yubileum Harapan 2025."

Adegan Kelahiran di Lapangan Santo Petrus berasal dari Italia SelatanFoto: Remo Casilli/REUTERS

Apa yang terjadi pada malam Natal?

Paus Leo XIV akan memimpin Misa Tengah Malam di Basilika Santo Petrus pada pukul 22.00 waktu setempat. Anda memerlukan tiket untuk masuk, tetapi tiketnya gratis, itulah sebabnya tiket sudah habis beberapa bulan sebelumnya.

Acara lain setelah malam Natal

Tidak diperlukan tiket untuk menghadiri berkat Paus "Urbi et Orbi" ("Kepada Kota dan Dunia") pada Hari Natal.

Leo XIV akan menyampaikan pesan dan berkatnya dari balkon Basilika Santo Petrus di hadapan puluhan ribu orang yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus.

Siaran "Urbi et Orbi" dimulai pukul 12 siang, dan di sini juga, sebaiknya datang lebih awal, terutama karena ini merupakan salah satu sorotan Tahun Yubileum Harapan, yang berakhir setelah musim Natal.

Paus Leo XIV setelah audiensi dengan para donatur pohon NatalFoto: Remo Casilli/REUTERS

Pada Malam Tahun Baru, paus akan memimpin Ibadah Vesper Tahun Baru, dan himne "Te Deum" akan dinyanyikan sebagai ucapan syukur atas tahun yang telah berlalu.

Kapan perayaan berakhir?

Perayaan berakhir dengan misa untuk merayakan Hari Raya Epifani Tuhan pada pukul 09.30 tanggal 6 Januari, yang dipimpin oleh Leo XIV. Ini juga menandai berakhirnya Tahun Yubileum.

Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Jerman

Diadaptasi oleh Rahka Susanto

Editor: Yuniman Farid

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait