Neraca Kunjungan Guttenberg di AS
18 Maret 2009
Seperti pertemuan Menteri Ekonomi Jerman Guttenberg dengan top manajer perusahaan otomotif General Motors (GM), tema bahasan dengan Menteri Keuangan AS,Timothy Geithner adalah penyelamatan Opel. Pembicaraan Guttenberg dengan Geithner berhasil, berlangsung terbuka dan penuh kepercayaan. Pemerintah Jerman dan Amerika Serikat berhasil mengatasi hambatan terbesar dengan menyepakati kerjasama aktif dalam penyelamatan perusahaan otomotif Opel dan induk perusahaannya di Amerika Serikat General Motors. Kedua pihak akan mencari penyelesaian bersama-sama dan tetap menjalin hubungan erat. Demikian dikatakan menteri ekonomi Jerman Karl-Theodor zu Guttenberg di Washington setelah pertemuannya dengan Geithner.
Kedua pihak mengumumkan tertarik terhadap konsep perlindungan, yang diharapkan mencegah uang negara mengalir ke negara lain atau tujuannya disalah gunakan.
Tapi Guttenberg menekankan kedua pemerintahan baru akan bertindak bila GM menyodorkan konsep masa depan yang diterima pemerintah Amerika Serikat. Dijelaskan Guttenberg
„Dalam hal ini paling tidak harapan untuk Opel semakin cerah. Tapi saya katakan dengan tegas bila diajukan konsep yang berfungsi dan kokoh dari induk perusahaan.“
Guttenberg juga mengungkapkan, sudah dibicarakan apa yang akan terjadi bila konsep GM tidak diterima. Tapi pertimbangan tentang hal itu tidak akan dipublikasikan. GM harus menyerahkan konsep itu sampai 31 Maret mendatang. Namun batas waktu ini dapat diperpanjang.
Setelah pembicaraan dengan direktur GM Richard Wagoner dan wakilnya, Guttenberg menjelaskan perusahaan otomotif itu untuk pertama kalinya menjanjikan kerjasama yang meyakinkan dengan pemerintah Jerman. Perusahaan otomotif Amerika Serikat itu sekuat tenaga akan mencegah proses kebangkrutan. Demikian Wagoner.
Masalah utama bagi masa depan Opel adalah pemilikan saham minoritas oleh GM dan tentang hak paten induk perusahaan otomotif tersebut. Mediasi antara anak perusahaan Opel di Eropa dan induk perusahaan Amerika Serikatnya GM sudah diambil alih seorang koordinator. Demikian disebutkan di Washington tanpa menyebutkan namanya.
Kesempatan kunjungan di Washington juga dimanfaatkan Guttenberg untuk membantah kritik terhadap program konjungtur pemerintah di Berlin. Program konjungtur Jerman meliputi empat persen pendapatan nasional bruto dan dilihat dari jumlahnya berada di urutan ketiga setelah Amerika Serikat dan Cina. Jerman juga menyikapi langkah penanggulangan hutang dan pentingnya konsep yang berkesinambungan. Itu tidak akan dianggap remeh oleh siapapun.
Guttenberg: „Hasil dari pembicaraan di sini dimana Tim Geithner menunukkan pengertian besar bagi posisi kami dan sekali lagi mengatakan bahwa program konjungtur kami menurutnya amat mengesankan.“ (dk)