1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Nominasi Kandidat Kanselir Jerman

8 September 2008

Tahun depan berlangsung pemilihan parlemen di Jerman. Akhir pekan ini Menteri Luar Negeri Jerman, Frank Walter Steinmeier dinominasi sebagai kandidat Kanselir Jerman dari partai Sosial Demokrat, SPD.

Frank-Walter Steinmeier Klausurtagung in Werder
Kandidat Kanselir dari SPD, Frank-Walter SteinmeierFoto: AP

Lokasi di danau Schwielow, 25 kilometer dari Berlin dipilih karena pemandangannya yang indah dan suasananya yang tenang. Namun pertemuan partai sosial demokrat, SPD akhir pekan ini jauh dari tenang.

„Jalan acara hari ini ternyata sangat berbeda dengan apa yang kami rencanakan dan merupakan hari yang sulit bagi kita semua. Hari ini Kurt Beck menyatakan, ia akan meletakan jabatannya sebagai ketua partai. Kami semua kaget dan terkejut“, begitu ungkap Menteri Luar Negeri Jerman, Frank Walter Steinmeier kepada para wartawan yang berkumpul. Bagi para wartawan, pernyataan ini juga mengejutkan. Nominasi Steinmeier memang sebagai kandidat kanselir Jerman sudah diperkirakan. Tapi tak ada yang menyangka bahwa ketua partai SPD, Kurt Beck bakal mengundurkan diri. Meskipun ia dinilai tak berhasil meningkatkan dukungan untuk SPD. Kalangan akar rumput SPD banyak yang meninggalkan partai sejak masa kepemimpinan Gerhard Schroeder. Mereka tidak puas dengan perubahan arah politik SPD, yang mendorong reformasi ekonomi.

Kurt Beck berusaha mengayuh balik politik partainya, tapi masalah yang dihadapi tidak kecil. Bertambah kuatnya partai kiri Jerman juga mengancam semakin terkikisnya popularitas SPD. Jajak pendapat menunjukan bahwa dukungan untuk SPD berada 10 poin dibelakang partai Kristen Demokrat, CDU yang konservatif dan hanya 13 poin lebih banyak daripada partai Kiri Jerman.

Dalam keadaan serba terjepit, tak heran bahwa dewan penasehat SPD menyambut penunjukan tokoh partai, Franz Muentefering untuk mengambil alih jabatan ketua partai. Frank Walter Steinmeier menerangkan: “Franz Muentefering mewujudkan partai sosial demokrat yang percaya diri dan siap berjuang. Menurut saya, tak ada orang lain yang lebih tepat untuk mengemban tugas berat mengukuhkan persatuan partai ini dan tangguh sebagai pasangan saya nanti tampil dalam kampanye pemilihan parlemen. Ia juga siap untuk itu.”

Muentefering yang berusia 68 tahun, bukan pertama kalinya menjabat Ketua Partai SPD. Ia mengisi jabatan itu dari 2004 hingga 2005. Seorang mitra kerja erat mantan kanselir Jerman Gerhard Schroeder, Muentefering juga pernah menjabat Menteri Tenaga Kerja dan wakil kanselir dalam pemerintahan Angela Merkel. Akhir 2007 ia mengundur diri dari jabatan itu untuk merawat istrinya yang sakit keras. Pekan lalu, ia baru kembali ke dunia politik. Meskipun begitu Muentefering tidak lepas dari pernyataan-pernyataan yang kontroversial.

Tahun 2005, sebuah pernyataan Muentefering yang menyebutkan bahwa investor finansial tak ubahnya hama wereng yang merusak, sempat membuat kalangan bisnis menjauh darinya. Meskipun begitu banyak juga pengamat yang menilai, pernyataan itu lebih bertujuan untuk menarik dukungan para anggota tradisional SPD, daripada upaya untuk kembali ke posisi awal. Nyatanya, partai SPD saat ini berbagi kekuasan dengan kubu konservatif Merkel dalam sebuah koalisi pemerintahan yang rumit.

Hari Senin ini di Berlin, para petinggi partai SPD akan membahas kembali keputusan-keputusan personalia yang telah diambil. Selain itu menetapkan waktu penyelenggaraan Hari Partai. Kampanye untuk pemilihan parlemen tampaknya sudah mulai dan SPD mempersiapkan diri untuk meluncurkan Frank Walter Steinmeier.

“Saya maju, dan ini bisa saya jamin, bukan untuk menempati posisi kedua. Kami akan bersama-sama berjuang agar dalam 365 hari partai sosial demokrat akan kembali memerintah di Jerman “, Steinmeier berjanji. Apakah ia akan berhasil dalam pertarungan menghadapi Kanselir Jerman Angela Merkel nanti, masih harus ditunggu. Yang pasti, Kanselir Jerman saat ini adalah lawan yang tangguh. (ek)