1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Pancic Spruce Terancam Akibat Perubahan Iklim

03:57

This browser does not support the video element.

16 Januari 2026

Suhu global yang terus naik kini ancam kelestarian pohon Pancic spruce, yang secara alami hanya tumbuh di Serbia dan Bosnia-Herzegovina. Selama 22 juta tahun spesies konifer ini bertahan hidup, namun kini kesulitan hadapi kekeringan dan penyusutan habitat akibat krisis iklim. Ilmuwan berpacu selamatkan Pancic Spruce lewat riset genetika, pembibitan khusus, hingga rencana relokasi ke Skandinavia.

Cemara jenis "Pancic spruce" adalah pohonendemik di Serbia dan Bosnia-Herzegovina. Namanya berasal dari ahli botanika Serbia, Josif Pancic. Habitat aslinya di kawasan ini menaungi area seluas 200 km persegi. 

Di Tara National Park di Serbia Barat, ditaksir hanya tersisa 10.000 pohon jenis ini. Pohon ini ibaratnya fosil hidup. Dalam artian, ia hampir serupa "Pancic spruce" yang tumbuh di sini sekitar 22 juta tahun lalu.

Ahli biologi Branko Jotic mengungkap, karena sistem akarnya yang dangkal, ia  mendapat keuntungan dari hujan deras. Jika terjadi kekeringan, akar-akarnya tidak dapat bertahan dari angin kencang, dan setelah angin bertiup, pohon akan tumbang.