1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

PBB Kecam Serangan Sudan terhadap Pasukan UNAMID

9 Januari 2008

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki Moon mengecam keras serangan militer Sudan terhadap pasukan perdamaian UNAMID di Darfur.

UN Generalsekretär Ban Ki Moon, UN-Vollversammlung
Sekjen PBB Ban Ki MoonFoto: AP

Dalam insiden itu setidaknya seorang pengemudi truk terluka parah dan saat ini masih dalam keadaan kritis.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki Moon meminta jaminan mutlak dari pemerintah Sudan supaya tidak melakukan tindakan serupa dan memungkinkan pasukan perdamaian PBB melakukan tugasnya dengan baik.

Dalam konferensi pers, Ban mengatakan, "Kami menugaskan sembilan ribu serdadu di Darfur dan jumlah itu belum mencukupi. Makanya kami sangat prihatin terhadap situasi yang merugikan tersebut di Darfur saat ini.“

Ketika melontarkan protes yang disebut PBB 'sangat keras' tersebut kepada pemerintah Sudan, PBB mengatakan insiden itu menggarisbawahi pentingnya ketegasan pemerintah Sudan dalam menunjukkan komitmennya membantu penugasan pasukan gabungan PBB dan Uni Afrika untuk Darfur, UNAMID.

Menurut laporan resmi PBB, iring-iringan pasukan UNAMID tengah melakukan perjalanan dari Um Baru ke Tine, Sudan barat, Senin (07/01) malam ketika tiba-tiba diserang oleh militer Sudan. Rupanya tentara Sudan menyangka pasukan helm biru itu adalah kawanan pemberontak.

Namun organisasi dunia tersebut mengatakan bahwa dengan jelas seluruh kendaraan yang diserang bergambar simbol PBB. Pasukan perdamaian UNAMID yang ditembaki tidak membalas serangan tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu namun seorang pengemudi sipil mengalami luka tembak dan saat ini masih berada dalam keadaan kritis.

Selain itu, sebuah truk yang membawa bahan bakar dan kendaraan transportasi pasukan UNAMID juga rusak berat dalam kejadian itu. Supir yang terluka parah sudah dievakuasi ke markas besar UNAMID di El Fasher guna mendapatkan perawatan.

Iring-iringan UNAMID yang diserang tersebut sedang membawa pasokan bahan bakar minyak dan bahan pangan untuk pos UNAMID di Darfur barat. UNAMID menyatakan bahwa mereka saat ini berada dalam keadaan siaga. Ditambahkannya, saat ini penyelidikan terhadap kejadian itu sudah dimulai dan komandan UNAMID serta pemerintah di Khartoum dan di El Fasher sedang mengadakan pembicaraan mengenai insiden itu.

Pasukan perdamaian internasional gabungan PBB dan Uni Afrika untuk Darfur, UNAMID, rencananya akan berjumlah 26 ribu serdadu, namun saat ini masih berjumlah 9000 serdadu.