1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
Sosial

PBB Upayakan Bantuan untuk Korban Gempa Haiti

16 Agustus 2021

PBB menyerukan dibukanya "koridor kemanusiaan" untuk dapat mengakses daerah-daerah di Haiti yang dikuasai sejumlah geng bersenjata. Upaya itu dimaksudkan untuk mendistribusikan bantuan pascagempa.

Korban gempa di Les Cayes
PBB masih kesulitan mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di Les CayesFoto: Duples Plymouth/AP Photo/picture alliance

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan pemerintah Haiti berjuang untuk mengirim pasokan medis dan dokter melalui jalan darat ke kota Les Cayes, yang mengalami kerusakan paling karena masalah keamanan. Bantuan dikirim menggunakan kapal dan transportasi udara.

Lonjakan kasus penculikan dan kekerasan geng bersenjata membuat beberapa jalan di Port-au-Prince berbahaya untuk dilalui, termasuk daerah perkotaan Martissant, rumah bagi jalan raya utama yang menghubungkan ibu kota pesisir dengan wilayah selatan.

Bruno Maes, Perwakilan Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) di Haiti, mengatakan PBB "menyerukan koridor kemanusiaan di Haiti untuk memungkinkan transfer barang dan orang yang lebih cepat dan lebih aman."

"Kami benar-benar mengadvokasi kelompok-kelompok bersenjata untuk mengizinkan bantuan kemanusiaan menjangkau orang-orang sesegera mungkin," kata Maes kepada Reuters. UNICEF telah berhasil mengirim satu kontainer pasokan medis ke Haiti selatan, tetapi badan tersebut dan banyak organisasi bantuan lainnya perlu mengirimkan lebih banyak bantuan ke Les Cayes dan daerah sekitarnya.

Jery Chandler, Kepala Badan Perlindungan Sipil Haiti, mengatakan pihak berwenang sedang berupaya menyediakan akses melalui Martissant, tetapi untuk saat ini pemerintah mengirimkan sebagian besar bantuan dengan helikopter, pesawat, dan kapal.

"Sekarang kami sedang bekerja untuk membangun jalan akses terbuka yang nyata melalui Martissant," kata Chandler.

Ribuan orang di Haiti tewas akibat gempa

Di Les Cayes, seperti di kota-kota lain yang terkena dampak parah di semenanjung barat daya Haiti, sebagian besar penduduk menghabiskan malam dengan tidur di luar rumah karena khawatir ada gempa susulan baru.

"Terima kasih kepada Tuhan dan juga telepon saya, saya hidup," kata Marcel Francois, yang berhasil dievakuasi dari rumahnya yang runtuh di Les Cayes. Adik laki-lakinya, Job Francois, mengatakan Marcel yang terdengar putus asa menelepon untuk mengatakan, "'Ayo selamatkan aku, aku di bawah beton'... Dia bilang dia tidak bisa bernapas, dia sekarat."

Sedikitnya 1.297 orang tewas akibat gempa berkekuatan 7,2 melanda Les Cayes, yang berjarak 160 kilometer di sebelah barat ibu kota padat penduduk Port-au-Prince, pada Sabtu (14/08). Sekitar 13.600 bangunan hancur dan lebih dari 13.700 rusak, ratusan orang terperangkap di bawah puing-puing dan menyebabkan lebih dari 5.700 orang terluka, kata badan perlindungan sipil negara itu dalam sebuah pernyataan. 

ha/hp (Reuters, AFP)

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait