Terima kasih Anda telah ikut menyukseskan dan berpatisipasi dalam Kuis #DWInovator300. Berikut para pemenang yang berhak mendapatkan hadiah utama dan cinderamata dari DW.
Iklan
Dari seluruh kiriman foto, yang jumlahnya lebih dari 300, kami telah memilih kiriman foto yang memenuhi ketentuan dan kriteria. Setelah melalui proses penilaian berdasarkan aspek kesesuaian dengan tema serta orisinalitas, kami telah memilih 5 pemenang utama dan 10 pemenang hiburan.
5 pemenang utama berhak mendapatkan satu Apple Ipod Nano serta headphone DW. Dan 10 pemenang lainnya mendapatkan paket souvenir DW.
Berikut daftar pemenang Kuis #DWInovator300
Pemenang Utama:
1. Moh Fikri Pomalingo
2. Ronnie Cipta Kasmi
3. Tita Nur
4. Martha
5. Ratna Habsari
Pemenang Souvenir DW:
1. Eddy Gunawan
2. Dwi Wahyuni
3. TiLing Siswandari
4. Suharto Suleman
5. Merry Liong
6. Asep Yusmana Fahrezi
7. Dokter Taing Siantar
8. Nurhafni Nasir
9. Fadhillah Sani
10. Ilham Hasibuan
Kami akan menghubungi para pemenang dan hadiah akan dikirimkan segera setelah kami memperoleh data alamat pengiriman dari para pemenang.
Tentang Inovator
Inovator adalah program televisi DW Indonesia yang menyajikan berbagai informasi seputar inovasi, riset dan perkembangan terkini dalam dunia sains, teknologi, lingkungan dan gaya hidup.
Urban Farming atau sering disebut Pertanian Perkotaan kini merambah di berbagai metropolitan. Dari Berlin sampai Bangkok, penduduk kota mulai berkebun di atas atap dan dinding.
Foto: Getty Images/AFP/P. Lopez
Kebangkitan urban farming
Balkon, dinding, atap - semua jenis ruang perkotaan dapat diubah menjadi zona pertanian mini. Penduduk Bumi akan mencapai 10 miliar orang pada tahun. 2/3nya akan tinggal di kota-kota. Kebutuhan nutrisi untuk milyaran orang di era perubahan iklim menjadi salah satu tantangan terbesar abad ke-21. Di situlah urban farming bisa membantu.
Foto: Imago/UIG
Menghijaukan kota
Penduduk kota merindukan alam. Itu sebabnya, berkebun di perkotaan cepat jadi tren. Antara lain untuk meningkatkan kualitas hidup dan menciptakan ikatan sosial dalam masyarakat. Urban farming meningkatkan perekonomian lokal dengan menciptakan lapangan kerja dan mendukung ketahanan pangan yang lebih besar.
Foto: Imago/AFLO/Yoshio Tsunoda
Kebun bisa mendinginkan kota
Perkebunan perkotaan membantu membatasi dampak iklim yang memanas dengan mendinginkan kota, sekaligus meningkatkan keanekaragaman hayati di lingkungan perkotaan. HK Farm di Hong Kong, yang didirikan Maret 2012, adalah jaringan taman atap di sekitar Yau Ma Tei, salah satu lingkungan tertua di Hong Kong yang sudah lebih seabad tidak melihat kegiatan pertanian.
Foto: Getty Images/AFP/P. Lopez
Kebun atap membantu perbaikan nutrisi
Brooklyn Grange mengoperasikan perkebunan atap terbesar di dunia di New York City. Mereka menanam lebih dari 22 ton produk organik setiap tahunnya. Mereka juga mengelola lebih dari 30 sarang lebah madu di atas atap di seluruh kota. Ini dimulai 2010 dengan tujuan menciptakan model berkelanjutan untuk pertanian perkotaan, menghasilkan sayuran untuk masyarakat dan menjaga ekosistem.
Foto: Imago/UIG
Mengubah lahan terbuang menjadi kebun organik
Prinzessinnengärten diluncurkan sebagai proyek percontohan tahun 2009 di distrik Kreuzberg, Berlin. Sampah dibersihkan dan dibuat pot-pot sayuran organik. Dan sekarang ada ruang bagi penduduk setempat untuk mengetahui lebih banyak tentang perlindungan iklim.
Foto: Prinzessinnengärten/Marco Clausen
Sawah di atap gedung
Di atas atap the Roppongi Hills business and shopping complex di Tokyo ada sawah. Di sini, orang bisa menanam padi. Di tempat lain di Tokyo, tumbuh semangka, tomat dan cabe. Community members can participate in threshing events, cooking projects, and sake-making courses.
Foto: Imago/AFLO/Yoshio Tsunoda
Memberi makan komunitas
Kebun komunitas Elliniko, di pinggiran kota Athena, adalah salah satu "taman gerilya" yang telah muncul di seluruh Yunani. Terletak di bandara tua yang ditinggalkan pada tahun 2001, para sukarelawan menanam buah dan sayuran untuk membantu warga yang kekurangan.