Pemilihan Presiden di Rusia
2 Maret 2008
Iklan
Untuk kelima kalinya sejak bubarnya Uni Soviet, di Rusia dilakukan pemilihan presiden. Tanggal 2 Maret 2008 warga yang berhak pilih akan menentukan siapa yang nantinya berada di pucuk pimpinan Federasi Rusia. Landasan yang dipakai adalah konstitusi dari tahun 1993, termasuk undang-undang pemilu. Setiap orang yang berusia di atas 35 tahun, dan sekurangnya selama 10 tahun terakhir terus bermukim di Rusia, dapat dipilih sebagai presiden. Semua partai dapat menominasikan calonnya. Seandainya partai ini tidak terwakili dalam parlemen, calon itu memerlukan sekurangnya dua juta tanda-tangan orang-orang yang mendukungnya. Ini merupakan rintangan yang sangat sulit untuk dilampaui. Pencalonan independen mungkin dilakukan bila ada dukungan dari kelompok pemilih yang terdiri dari sekurangnya 500 orang. Favorit untuk jabatan presiden Rusia kali ini adalah 'putra mahkota' yang ditentukan oleh Kremlin, yakni Dimitri Medvedev. Menurut perhitungan ia dapat memperoleh sekitar 70 persen suara. Sedangkan calon dari kubu komunis, Gennadi Syuganov, tokoh nasionalis, Vladimir Jirinovski dan Andrej Bodganov dari Partai Demokrasi yang kurang dikenal, boleh dikatakan tidak punya peluang untuk menang. Kandidat dari pihak oposisi tidak ada. Pengritik Kremlin Michail Kassyanov disisihkan dari pemilihan pada bulan Januari lalu. Alasan komisi pemilu adalah, sebagian besar tanda tangan yang mendukungnya merupakan tanda tangan palsu. Hal ini disangkal keras oleh Kassyanov. Presiden Rusia adalah sekaligus panglima angkatan bersenjata. Ia menentukan pedoman bagi politik dalam dan luar negeri, mengangkat dan memberhentikan perdana menteri, kabinet dan gubernur bank sentral. Kemudian ia juga membawahi Kementrian Pertahanan, Kementrian Luar Negeri dan Kementrian Kehakiman. Ia dapat memberlakukan keadaan darurat. Selain itu, dinas rahasia juga menyampaikan laporannya kepada kepala negara yang berkedudukan di Kremlin. Sebaliknya PM memiliki wewenang pada kementerian bidang sipil seperti pendidikan dan kesehatan. Ia merupakan pelaksana berbagai ketentuan yang diberikan oleh presiden. Baik di bidang politik luar negeri maupun politik dalam negeri. Ia mengkoordinasi politik ekonomi, keuangan dan politik di bidang sosial. Ia menetapkan harga bensin, listrik dan angkutan umum. Ia berkantor di Gedung Putih Moskow. Perdana menteri mengambil alih tugas-tugas presiden, bila ia berhalangan. (dgl)
Iklan