Penembakan di Sekolah di Turki, Tewaskan 9 Orang

This browser does not support the video element.
Dua kasus penembakan sekolah terjadi dalam dua hari berturut-turut di Turki, memicu kekhawatiran publik.
Di Kahramanmaras, pada 15 April 2026, seorang siswa kelas 8 melepaskan tembakan di sekolah menengah. Menteri Dalam Negeri Turki menyebut sedikitnya sembilan orang tewas dan 13 lainnya terluka.
Pelaku diduga menggunakan senjata milik ayahnya, yang merupakan mantan aparat penegak hukum. Ia menembaki dua ruang kelas sebelum akhirnya tewas. Hingga kini, motif dan penyebab kematiannya masih belum diketahui. Sehari sebelumnya, di Sanliurfa, seorang mantan siswa melukai 16 orang sebelum mengakhiri hidupnya sendiri.
Meski Turki memiliki aturan ketat terkait senjata api dan kasus penembakan sekolah tergolong jarang, dua insiden beruntun ini mendorong pemerintah dan oposisi menyerukan peningkatan langkah keamanan.