1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Penyelidik PBB Mehlis Kecam Suriah

14 Desember 2005

NEW YORK : Penyelidik khusus PBB Detlev Mehlis menuduh Suriah tidak bersedia bekerja sama sepenuhnya dalam penyidikan kasus pembunuhan mantan PM Libanon, Rafik Hariri. Bukti-bukti baru memperkuat indikasi bahwa dinas rahasia Suriah dan Lebanon terlibat dalam serangan pembunuhan tersebut. Demikian kata pakar hukum Jerman itu,dalam laporan akhir penyelidikannya di depan Dewan Keamanan PBB. Perancis mengajukan rancangan resolusi, yang hendak memperpanjang mandat bagi penyelidikan selama enam bulan lagi. Mehlis mengatakan, jika kecepatannya tetap seperti sekarang, sesuai izin penyelidikan dari Suriah, dibutuhkan waktu dua tahun lagi hingga kasusnya dapat terungkap.