1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Peringatan Prabowo ke Pihak yang Bayar-bayar Demo

25 Juni 2026

Prabowo Subianto mengaku mengetahui pihak yang membiayai demonstrasi. Ia juga menyinggung soal adanya aktor di balik aksi unjuk rasa.

Prabowo saat menyampaikan pidato. (File: 3 Februari 2026)
Prabowo menyebut aktor di balik unjuk rasa adalah orang tidak suka dengan dirinyaFoto: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat President

Presiden Prabowo Subianto mengaku mengetahui pihak-pihak yang membayar untuk menunggangi demo. Prabowo memperingatkan pihak-pihak itu.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo yang digelar kemarin, Rabu (25/6/2026). Acara ini dihadiri menteri, pejabat dan para kepala daerah.

Prabowo menyinggung sejumlah hal dalam pidatonya, termasuk soal demonstrasi yang terjadi di sejumlah daerah belakangan ini. Kata Prabowo, dia mengaku tahu aktor di balik demonstrasi itu.

Prabowo menyebut pihak-pihak tersebut tidak suka dengan dirinya. Prabowo menegaskan ia mengetahui orang-orang yang korup.

"Sopan-sopan tetap maling, sopan-sopan korupsi. Sok, sok kaya, sok banyak duit. Kalau duitnya nyolong dari rakyat. Saya sudah lama jadi orang Indonesia, gua kenal itu semua itu, Saudara-saudara. Mereka nggak suka sama Prabowo karena Prabowo ngerti," kata Prabowo.

Prabowo menyinggung pihak-pihak itu turut terlibat memberikan bayaran dalam demo belakangan ini. Prabowo memperingatkan pihak-pihak itu.

"Saudara-saudara sekalian. Hati-hati, lho. Saya kasih peringatan mereka-mereka itu. Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gua tahu itu. Tapi nggak apa-apa, main demo. Ditanya, ditanya anak-anak demo, enggak ngerti. Mau demo apa, ya? Hmm. Kami dibayar Rp200 ribu, gitu, kan. Tapi ada. Saya nggak mengerti," katanya.

Prabowo heran ada pihak yang tidak mendukung pemerintahannya bersaing dengan negara lain. Ia berharap pemerintah, rakyat, seluruh elemen bangsa lain kompak, seperti tim sepakbola.

"Saudara-saudara, kita ini kalau merasa apa ya, kalau kita di dalam pertandingan gitu, ya. Kita jadi suporter kan, kita mendukung satu tim. Ayo maju, maju, maju. Negara kita ini lagi bersaing sama banyak negara. Harusnya bangsa ini kompak. Kalau ada yang kurang, teman yang kurang, tim kita lagi main, ya mainnya kurang bagus, ya tetap di di-suporter, ya. Nanti begitu sudah selesai pertandingan, baru dikoreksi," ujarnya.

"Jangan lagi main bawa bola, salah, goblok. Lagi main di tengah lapangan di disorak-sorakin. Teman sendiri, kesebelasan sendiri. Jadi kayaknya kita tuh tidak bangga dengan apa yang dihasilkan oleh bangsa sendiri," imbuhnya.

Baca artikel selengkapnya di DetikNews

Peringatan Prabowo ke Pihak yang Bayar-bayar Demo

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait