1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
EkonomiIndonesia

Pertamina: Ketahanan Stok Pertalite dan Biosolar 15 Hari

17 Juli 2026

Pertamina klaim stok BBM nasional tetap aman. Sementara, terkait antrean panjang di SPBU, Pertamina menyebut hal itu disebabkan "panic buying" dan kendala distribusi.

Petugas SPBU di depan mesin pengisian BBM di Bandung, Jawa Barat.
Pertamina sebut antrean panjang di sejumlah SPBU dipicu "panic buying" dan masalah distribusiFoto: Dimas Rachmatsyah/ZUMA/picture alliance

PT Pertamina Patra Niaga menyampaikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) secara nasional dalam kondisi aman. Masyarakat diminta tidak perlu khawatir terkait stok BBM.

Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Taufik Aditiyawarman menyampaikan saat ini ketahanan stok BBM berkisar antara 14 hingga 40 hari, bergantung pada jenis produknya.

Untuk jenis Pertalite dan Biosolar, Taufik menyampaikan bahwa ketahanan stoknya berada pada posisi 15 hari.

"Kalau stok untuk BBM nasional itu rata-rata di 14 sampai 40 hari, itu berbeda-beda ya. Sekarang Pertalite dan Biosolar rata-rata sekarang di 15 harian," ujar Taufik di Gedung DPR, Kamis (16/7).

Sementara, merespons antrean panjang kendaraan yang terjadi di berbagai SPBU daerah, Taufik mengatakan kondisi ini terjadi karena adanya aksi "panic buying" dan kendala terkait distribusi BBM.

Pertamina menyampaikan permohonan maaf sekaligus melakukan berbagai langkah percepatan distribusi.

Pertamina juga telah menambah pasokan BBM di sejumlah SPBU dan meningkatkan jumlah armada distribusi, memperpanjang jam operasional SPBU, serta mempercepat penyaluran dari terminal BBM ke SPBU.

"Kemudian penambahan jam operasi baik SPBU, kemudian juga pengiriman dari depot ke SPBU. Nah, mudah-mudahan itu juga bisa mengurai dalam waktu lebih cepat," katanya.

Baca artikel selngkapnya di DetikNews

Pertamina: Ketahanan Stok Pertalite & Biosolar 15 Hari

#TuliTau: Kenapa Selat Hormuz Berdampak ke Harga Minyak di Indonesia?

01:49

This browser does not support the video element.

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait