Pertikaian Program Atom Iran
11 Januari 2006TEHERAN: Dalam pertikaian menyangkut program atom Iran, mantan Presiden Ali Akbar Rafsanjani menyerukan negara-negara Barat agar menahan diri. Pada waktu bersamaan ia menyerukan kepada pemerintah di Teheran untuk mengikuti perjanjian larangan senjata atom. Hari Selasa (10/01), Iran menyatakan untuk kembali melanjutkan program pengayaan bahan uranium. Teknisi Iran menyingkirkan segel yang dipasang Badan Energi Atom Internasional di tiga instalasi atom. Kanselir Austria Wolfgang Schüssel yang saat ini memegang pimpinan Dewan Uni Eropa menuding pemerintah di Teheran merusak perdamaian dunia. Amerika Serikat mempertimbangkan untuk mengajukan ke Dewan Keamanan PBB. Tapi untuk sementara, pemerintah Amerika Serikat akan berusaha melanjutkan perundingan. Demikian menurut keterangan juru bicara Gedung Putih.
