Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Andi Gani, menyebut ratusan ribu pekerja terancam di-PHK. Di sisi lain, Mensesneg Prasetyo Hadi ditunjuk sebagai ketua satgas mitigasi PHK untuk mengatasi isu ini.
Andi Gani mengungkapkan ada 55 ribu buruh yang terancam terkena PHK Foto: Levie Wardana/DW
Iklan
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, mengungkapkan ratusan ribu pekerja terancam di-PHK.
Hal ini disampaikan Andi Gani setelah rapat bersama Satgas PHK dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Gedung DPR RI, Jumat (26/06).
"Rapat hari ini berjalan sangat efektif, memang konfederasi KSPSI yang saya pimpin, yang paling terdampak besar, 55 ribu sudah terancam di depan mata, dan sudah tutup satu perusahaan yaitu PT Granito," kata Andi Gani.
Andi Gani mengungkapkan tiga hari yang lalu perusahaan itu memanggil dan mengatakan seluruh pekerja di PHK. Dia mengatakan salah satu pembahasan rapat hari ini juga mengenai nasib 55 ribu buruh yang terancam di PHK itu.
"Karena itu, rapat tadi memutuskan dan mungkin dalam waktu 1 atau 2 hari pemerintah akan segera mengumumkan mengenai gas industri, dan mudah-mudahan dapat menyelamatkan situasi yang sangat kritis," katanya.
Selain itu, rapat ini juga membahas rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB), di mana persoalan ini juga mengancam ratusan ribu pekerja. Meski begitu, Andi Gani meyakini pemerintah akan cepat mengambil keputusan.
Di mana kemiskinan merebak, di situ anak-anak dipekerjakan. Kesimpulan Organisasi Buruh Dunia itu juga berlaku buat Indonesia. Negara kita menampung hingga 2,3 juta buruh anak. Dan pemerintah kewalahan.
Foto: picture alliance/C. Leimbach/Robert Harding
Konsentrasi di Timur Indonesia
Organisasi Buruh Internasional (ILO) mencatat, saat ini terdapat sekitar 2,3 juta buruh anak di Indonesia. Data tersebut mencakup bocah yang berusia antara 5 hingga 17 tahun. Menurut badan PBB itu, sebagian besar pekerja anak di Indonesia terdapat di bagian timur.
Foto: WEDA/AFP/Getty Images
Papua dan Sulawesi
Menurut Komisi Nasional Perlindungan Anak, buruh di bawah umur di Papua mencapai 34,7 persen dari total pekerja. Sementara di tempat kedua adalah Sulawesi Utara yang menampung 20,4 persen buruh anak dan Sulawesi Barat sebesar 19,82 persen.
Foto: picture alliance/M. Norz
Bertani Atau Jadi Buruh
Sebagian buruh anak di Indonesia bekerja di sektor pertanian. Sementara sisanya terbagi antara sektor jasa dan manufaktur. ILO mengklaim, bocah yang bekerja di sektor jasa kebanyakan menjadi pembantu rumah tangga.
Foto: picture alliance/C. Leimbach/Robert Harding
Nol Buruh Anak di 2022
Kementrian Ketenagakerjaan berambisi menghapus buruh anak di Indonesia hingga tahun 2022. Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan memberikan perlindungan sosial buat anak di bawah umur dan pelatihan buat masyarakat, serikat pekerja dan perusahaan.
Foto: picture alliance/dpa/M. Irham
Lingkaran Kemiskinan
Tantangan terbesar dalam mengurangi pertumbuhan buruh anak adalah minimnya akses pendidikan dan kemiskinan. Dari jumlahnya yang mencapai jutaan, pemerintah baru berhasil menyekolahkan hingga 50.000 buruh anak.
Foto: picture alliance/Robert Harding
Potret Bocah Miskin Perkotaan
Sebagian bocah dipaksa bekerja sebagai anak jalanan. Data Kementerian Sosial menyebut terdapat sekitar 230.000 anak jalanan di Indonesia. 8000 di antaranya berada di Jakarta. Dari jumlah tersebut, tidak sampai setengahnya yang masuk dalam jaringan pengaman sosial.
Foto: B. Ismoyo/AFP/Getty Images
Rumah Penampungan
Dinas Sosial pemerintahan DKI sejauh ini telah membuka 56 rumah singgah buat anak-anak jalanan. Jumlah yang bisa ditampung sekitar 3000 bocah. Namun seringkali anak-anak itu kembali ke pekerjaan lama, ketimbang duduk di bangku sekolah.
Foto: picture alliance/dpa/A. Rante
Membantu Ekonomi Keluarga
Penelitian Kementerian Pemberdayaan Perempuan 2009 silam mengungkap, 71 persen anak jalanan mengaku bekerja secara sukarela untuk membantu perekonomian keluarga, enam persen lain mengklaim dirinya dipaksa dan 15 persen buat membiayai sekolah. Ketika mengemis dan mengamen tidak lagi mendatangkan uang, anak-anak terkadang menjadi pemulung.
Foto: picture alliance/AP Photo/B. Bakkara
Rentan Kemiskinan
Kemiskinan anak adalah masalah lain yang dihadapi Indonesia. Menurut sensus penduduk terakhir, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) mencatat 51 persen bocah di Indonesia rentan kemiskinan, sementara 28 persen lain saat ini tergolong miskin.
Foto: picture alliance/Robert Harding World Imagery
Tanpa Gizi, Tanpa Pendidikan
Riset Kesehatan Dasar tahun 2010 menyebut saat ini 17,9 persen balita di Indonesia mengalami kekurangan gizi. Situasi muram juga bisa ditemui di bidang pendidikan. Menurut data Profil Anak Indonesia 2011 lalu: 8,12 persen anak usia 5-17 tahun masih berstatus tidak sekolah dan 9,3 persen malah belum pernah sama sekali mengecap pendidikan.
Foto: picture-alliance/dpa
10 foto1 | 10
"Lalu kedua masalah RKAB yang juga menyimpan potensi sangat besar, PHK di 150 ribu pekerja, tetapi saya yakin pemerintah sangat cepat mengambil keputusan, sangat cermat," tegasnya.
Terkait persoalan PHK, Mensesneg Prasetyo Hadi kini ditunjuk menjadi ketua satgas mitigasi PHK usai disepakati sejumlah pihak dan seizin Presiden Prabowo Subianto. Pras memimpin satgas mitigasi PHK karena dinilai bisa menjembatani sejumlah pihak mengenai permasalahan buruh dan tenaga kerja.
"Teman-teman serikat buruh dan kemudian juga atas kesepakatan beberapa menteri terkait, dan tentu juga atas seizin Bapak Presiden, jadi memang ini kurang lebih 1 tahun dalam proses pembentukan satgas mitigasi bencana," kata Prasetyo Hadi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/60).
Pras mengatakan penunjukan sebagai ketua satgas mitigasi PHK karena dinilai bisa menjadi jembatan sejumlah pihak. Alasan tersebut tak terlepas dari pengalaman kerja satgas mitigasi bencana.
Struktur satgas mitigasi PHK belum dibentuk sepenuhnya, namun satgas ini akan merangkul desk ketenagakerjaan yang sebelumnya dibentuk di Polri. Satgas ini akan bekerja memantau permasalahan buruh, terutamanya isu-isu PHK.