PM Thailand Shinawatra di Berlin
18 Juli 2012Saat kunjungan Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra di Berlin, ibukota Jerman hari Rabu (18/7), Kanselir Jerman, Angela Merkel menyatakan, kedua pihak sepakat bahwa perundingan mengenai kesepakatan perdagangan bebas antara Uni Eropa dan Thailand harus dipercepat. Kemitraan dagang harus dilanjutkan tanpa adanya hambatan, tambah Merkel.
Bagi Thailand, Jerman adalah mitra dagang terpenting di Uni Eropa. Sekitar 600 perusahaan Jerman berada di Thailand saat ini, demikian diutarakan Merkel. Kanselir kemudian menawarkan Thailand bantuan perluasan energi berkelanjutan. Jerman dapat memberikan bantuan dalam sektor energi surya, dan juga dalam teknologi batu bara yang termodern, lanjut Merkel sembari mengumumkan bahwa Menteri Perekonomian Jerman, Phillip Rösler bulan September mendatang akan melakukan kunjungan ke Thailand. Struktur dari kemitraan ekonomi tentu masih dapat diperluas, kata Merkel.
Sedangkan Perdana Menteri Thailand, Shinawatra memuji hubungan erat antara Jerman dan negerinya. Kedua negara sepakat untuk memperluas hubungan tersebut. Menurut Shinawatra, kerja sama juga akan dilaksanakan dalam sektor pendidikan dan keamanan pangan. Kunjungan perdana menteri Thailand ini disertai delegasi ekonomi yang berjumlah 73 orang. Lawatan ini merupakan yang pertama kalinya bagi seorang pemimpin pemerintah Thailand sejak 17 tahun terakhir. Tahun 2012, Thailand dan Jerman merayakan dibukanya hubungan diplomatik antara kedua negara pada 150 tahun yang silam.
CS (dpa, rtrd, dapd)