Prajurit TNI, AIDS, dan Stigma: Keberanian Menjadi Diri Sendiri

This browser does not support the video element.
Iklan
Andi (nama samaran) mengabdi 10 tahun sebagai prajurit TNI, memimpin anggota dan mengikuti pelatihan strategis di luar negeri. Hidupnya berubah setelah hasil tes menunjukkan status positif HIV dan kabarnya menyebar cepat ke komandan dan prajurit lainnya meski seharusnya menjadi rahasia. Ia dikucilkan, dilarang memegang senjata, hingga dipecat dengan dakwaan pelanggaran perintah dinas.
Andi dipenjara hampir dua tahun dan mengalami kesulitan dalam mengakses obat yang ia butuhkan. Di Hari AIDS Sedunia, Andi menyerukan pesan bahwa HIV bukan akhir dari pengabdian dan stigma HIV harus dihentikan.