Prancis Siap Turunkan Militer di Chad
6 Februari 2008N’DJAMENA: Presiden Prancis Nicolas Sarkozy menandaskan Prancis siap menurunkan pasukannya yang ditempatkan di Chad untuk menengahi konflik antar militer pemerintah dan pemberontak. Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa meluncurkan resolusi tidak mengikat yang memberikan hak intervensi kepada Prancis. Puluhan ribu orang melarikan diri dari ibu kota N’Jamena sejak Sabtu lalu. Sebagian dari pada pengungsi menyeberangi perbatasan ke Kamerun. Juru bicara pemberontak menandaskan, pihaknya menolak gencatan senjata selama Presiden Idriss Debby tidak mengundurkan diri. Akhir pekan lalu, pemberontak mencoba melancarkan kudeta dan menyerang istana presiden. Organisasi bantuan Palang Merah menyebutkan ratusan warga sipil tewas dalam bentrokan bersenjata antar pihak yang bertikai.
