1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Presiden Iran Membela Program Nuklirnya

17 September 2005
NEW YORK: Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad menuntut hak negaranya untuk melanjutkan program nuklir. Dalam pidatonya di depan Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, Ahmadinejad menerangkan, Iran hanya akan melaksanakan program bagi kepentingan damai, yaitu untuk memperoleh energi. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Condoleezza Rice mengimbau PBB untuk bersikap keras dalam konflik nuklir dengan Iran. Jika jalan diplomatik sudah habis, maka Dewan Keamanan diminta bertindak. Demikian diketengahkan Rice. Terutama Amerika Serikat mencurigai Iran secara diam-diam hendak mengembangkan senjata nuklir.