1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Presiden Jerman Horst Köhler Membubarkan Parlemen

21 Juli 2005

BERLIN:

Presiden Jerman Horst Köhler membubarkan parlemen dan menyatakan pemilihan umum baru tanggal 18 September mendatang. Presiden Köhler mengatakan, dalam situasi politik yang gawat , Jerman memerlukan sebuah pemerintah yang dibangun oleh mayoritas yang meyakinkan di parlemen. Ia menyebut keputusannya sesuai dengan keinginan Kanselir Gerhard Schröder. Tanggal 1 Juli lalu, setelah mengalami kekalahan dalam mosi kepercayaan seperti yang diharapkannya , Kanselir Gerhard Schröder meminta Presiden Köhler untuk membubarkan parlemen. Kanselir Gerhard Schröder dan Ketua Parlemen Wolfgang Thierse menyambut keputusan tersebut. Keputusan terakhirnya sekarang terletak ditangan Mahkamah Konstitusi di Karlruhe. Anggota parlemen dari Partai SPD Jelena Hoffmann dan anggota parlemen dari Partai Hijau Werner Schulz menyatakakan menyampaikan pengaduan menentang keputusan Presiden untuk menyelenggarakan pemilihan umum baru.