Presiden Sudan Tolak Pasukan PBB
29 Agustus 2006KHARTOUM: Presiden Sudan Omar el Besyir sekali lagi menolak penempatan pasukan perdamaian PBB di kawasan krisis Darfur, setelah kunjungan utusan khusus Amerika Serikat Jendayi Frazer di negara itu. Frazer memperoleh surat bagi Presiden George W. Bush tentang hal itu dalam perjalanan pulang, demikian disebutkan juru bicara Besyir di Khartoum kemarin. Frazer tidak dapat bertemu langsung dengan Besyir karena agenda acara yang padat dari Presiden Sudan tersebut. Amerika Serikat dan Inggris mengajukan resolusi kepada Dewan Keamanan PBB untuk penempatan sekitar 17 ribu tentara PBB di Darfur. Pasukan tersebut diharapkan menggantikan tugas pasukan perdamaian Uni Afrika yang perlengkapannya kurang memadai. Sementara itu organisasi Amnesty International khawatir memburuknya situasi hak asasi manusia di Darfur.
