Penderita Psoriasis kerap merasa tidak nyaman karena acap dihujani tatapan orang. Ada dari mereka yang menderita penyakit kulititu sejak kecil. Kondisi kulit yang ditandai dengan sisik yang berlapis itu kerap baru bisa diatasi setelah bertahun-tahun.
Perasaan dikucilkan kerap membuat mereka membenci tubuhnya sendiri. Fenomena ini dikenal sebagai stigmatisasi diri dan konsekuensinya buruk, juga sampai sekarang.
Guncangan psikologis banyak ditemukan pada orang-orang dengan kondisi kulit bermasalah. Ada yang mengidap takut, bahkan depresi. Untuk membantu mengatasi masalah ini, ahli dermatologi dan psikolog di Hamburg bekerjasama dengan pasien untuk mengembangkan program yang disebut "Skin Compass". Ini semacam terapi sendiri secara online, yang bertujuan untuk menjaga kesehatan mental.
