Iklan
Adinda, WNI yang baru enam bulan di Jerman, merasakan rindu rumah saat bulan Ramadan dan menemukan kembali makna ibadah sebagai minoritas. Meski begitu, Adinda merasa adanya toleransi yang cukup di kota Berlin.
Duta besar Indonesia untuk Jerman, Abdul Kadir Jailani, menilai solidaritas merupakan makna yang paling terasa saat merayakan bulan Ramadan di perantauan. Sahabat DW, bagaimana caramu untuk membuat Ramadan tetap bermakna, meski jauh dari keluarga?
