1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Ratusan Oposisi Nepal Ditangkap

1 Februari 2006

KATHMANDU : Menjelang aksi protes memperingati pengambilan kekuasaan oleh Raja Gyanendra, ratusan pendukung oposisi di Nepal ditangkap. Dalam sebuah pidato televisi, pihak kerajaan membantah kritik dari dalam dan luar negeri. Walaupun kebanyakan partai politik memboikot dan terjadinya serangan pemberontak Maoist, pemilu komunal yang direncanakan digelar tanggal 8 Februari tetap akan dilaksanakan dan demokrasi dikukuhkan, kata raja Gyanendra. Kelompok oposisi Nepal menyatakan hari Rabu ini sebagai 'hari hitam' dan menyerukan rapat umum di seluruh negeri. Dalam pertempuran hebat melawan pemberontak komunis di barat Nepal, sedikitnya 20 orang polisi dan tentara dilaporkan tewas.