Reformasi Sistem Pendidikan Jerman Mengecewakan
19 September 2007BERLIN: Walaupun berhasil mencatat perkembangan dalam mereformasi sistem pendidikannya, upaya Jerman, jika dibandingkan dengan negara lain, masih kurang. Dalam laporannya Organisasi Pembangunan Dunia OECD terutama memperingati Jerman kemungkinan di masa mendatang kekurangan tamatan perguruan tinggi. Disebutkan, Jerman tidak punya insinyur muda yang bakal menggantikan insinyur yang akan pensiun dalam waktu jangka pendek. Sekretaris Jenderal OECD Angel Gurria menyayangkan, persentase mahasiswa putus kuliah untuk Jerman adalah 35 persen. Gurria juga mengritik kurangnya kesempatan bagi anak-anak dari golongan rendah untuk memperoleh pendidikan tinggi. Menteri Pendidikan Jerman Annette Schavan mengatakan akan meningkatkan upayanya untuk menaikkan angka tamatan perguruan tinggi.
