1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

RI Bakal Kirim 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza

11 Februari 2026

Pemerintah Indonesia mempertimbangkan pengiriman hingga 8.000 pasukan perdamaian ke Gaza sebagai komitmen untuk mendukung kemerdekaan Palestina.

Orang-orang menunggu upacara penandatanganan Dewan Perdamaian selama pertemuan tahunan ke-56 Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026
Bergabungnya Indonesia di Board of Peace diharapkan dapat meminimalisasi konflik di GazaFoto: Gian Ehrenzeller/KEYSTONE/picture alliance

Pemerintah Indonesia berencana mengirim sekitar 8.000 anggota pasukan perdamaian ke Gaza Palestina. Hal ini sedang dibahas untuk dipersiapkan.

"Belum, sedang dibicarakan. Tapi ada kemungkinan kita akan kurang lebih di angka 8.000 itu," kata ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi kepada wartawan seusai jumpa pers di Stasiun Gambir, Selasa (10/02).

Pria yang dipanggil Pras itu menambahkan pasukan dari Indonesia akan bergabung dengan pasukan perdamaian dari negara lain. Namun, dia belum menyebut di mana pasukan Indonesia akan ditempatkan.

"Belum. Kita baru mempersiapkan diri saja kalau sewaktu-waktu sudah dicapai kesepakatan dan kita harus mengirim pasukan perdamaian tentu itu sebagai sebuah komitmen itu akan kita lakukan," jelasnya.

Pras menegaskan Indonesia berkomitmen untuk mengakui kemerdekaan Palestina. Dia juga menyinggung soal peran di Board of Peace.

Keputusan Indonesia Gabung Board of Peace Picu Kekhawatiran?

01:55

This browser does not support the video element.

"Kan yang pasti adalah berkenaan dengan masalah BOP beserta dengan seluruh turunan teknisnya itu kan ini, kan bagian dari komitmen bangsa kita untuk tentu yang pertama kita menghendaki pengakuan kemerdekaan kepada bangsa Palestina," ucapnya.

"Yang kedua bagaimana kita melakukan upaya untuk bisa membantu masyarakat di Gaza. Makanya kemudian kita Indonesia beserta dengan 7 negara muslim yang lain memutuskan untuk bergabung di BOP tersebut," imbuhnya.

Pras berharap bergabungnya Indonesia di Board of Peace dapat meminimalisasi konflik di Gaza. Upaya ini dilakukan agar warga Palestina tidak menderita.

"Setidaknya itu kita berharap akan mengurangi eskalasi konflik yang ada di Gaza sehingga saudara-saudara kita berkurang penderitaannya. Nah dengan sekarang proses tersebut bantuan-bantuan makanan bisa masuk ke Gaza yang ini kita berharap meringankan beban saudara-saudara kita di sana," ungkap dia.

Baca selengkapnya di: Detik News

RI Bakal Kirim 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait