1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
MediaJerman

Rusia Cap DW sebagai “Organisasi yang Tak Diinginkan"

Reporter DW
15 Desember 2025

DW dicap sebagai "organisasi yang tak diinginkan" oleh Rusia. Sebelumnya, DW sudah dicap sebagai “agen asing” seiring Rusia mulai membatasi media yang bersuara kritis.

Logo Deutsche Welle di kantor pusat Bonn, Jerman
Pemerintah Rusia telah menggunakan sebutan tersebut untuk menargetkan LSM dan media asingFoto: Marc John/imago images

Kejaksaan Agung Rusia menetapkan Deutsche Welle (DW), lembaga penyiaran internasional Jerman, sebagai "organisasi yang tak diinginkan”. Informasi ini dilaporkan oleh sejumlah media Rusia.

Permintaan penetapan status tersebut diajukan oleh parlemen Rusia, Duma Negara, sejak Agustus lalu.

Dengan keputusan ini, DW bergabung dengan sejumlah media, LSM, dan lembaga lain yang lebih dulu masuk daftar "organisasi yang tak diinginkan”. Di antaranya Radio Free Europe atau Radio Liberty, Bellingcat, CORRECTIV, Reporters Without Borders, dan TV Rain.

Apa arti status "organisasi yang tak diinginkan”?

Berdasarkan hukum Rusia, semua bentuk kerja sama dengan organisasi yang dicap "tak diinginkan” dianggap sebagai tindak pidana. Pelanggar dapat dikenai denda besar hingga hukuman penjara.

Bahkan membagikan konten dari organisasi tersebut, termasuk melalui media sosial, juga dinyatakan ilegal.

Bagaiman tanggapan DW?

Direktur Jenderal DW, Barbara Massing, menyebut langkah ini sebagai bukti bahwa otoritas Rusia berupaya membungkam kebebasan berpendapat di dalam negeri.

"Rusia boleh saja melabeli kami sebagai organisasi yang tak diinginkan, tetapi itu tidak akan menghentikan kami,” ujar Massing dalam pernyataannya.

DW's Barbara Massing: Russia's stance 'won't deter us'

00:52

This browser does not support the video element.

"Upaya terbaru untuk membungkam media bebas ini menegaskan sikap rezim Rusia yang secara terang-terangan mengabaikan kebebasan pers, sekaligus menunjukkan ketakutannya terhadap warganya sendiri, mereka yang mencari informasi, berpikir kritis, dan ingin belajar. DW akan tetap teguh menyajikan jurnalisme yang memungkinkan publik membentuk pendapatnya sendiri,” lanjutnya.

Tekanan terhadap DW di Rusia terus meningkat

Dalam lebih dari tiga tahun terakhir, DW semakin merasakan dampak pengetatan pemerintah Rusia terhadap organisasi dan media yang didanai dari luar negeri.

DW telah berstatus "agen asing” di Rusia sejak Maret 2022. Sebelumnya, lembaga ini juga telah dikenai larangan siaran.

Studio DW di Moskow terpaksa pindah, sementara situs web DW diblokir di seluruh Rusia dalam semua bahasa.

Pada 2025, layanan DW berbahasa Rusia menjangkau sekitar 10 juta pengguna setiap pekan, sebagian besar melalui konten video.

Capaian ini menempatkan DW Russian sebagai salah satu dari 10 layanan DW dengan jumlah pengguna terbanyak. Selain itu, DW juga memproduksi program berita video harian berdurasi 30 menit berbahasa Rusia, DW Novosti. Program satir Zapovednik, yang diproduksi di Riga, juga masih populer.

Sejak Maret 2024, program DW berbahasa Rusia turut disiarkan melalui paket TV-Swoboda atau "Freedom” yang dikelola Reporters Without Borders. Paket ini mencakup sekitar 20 saluran TV dan radio independen berbahasa Rusia, yang disiarkan melalui satelit Eutelsat-Hotbird.

Untuk mengatasi sensor, DW semakin mengandalkan platform digital dan menyediakan alat untuk melewati blokir, seperti browser Tor, akses VPN, dan aplikasi DW.

"Meski layanan kami disensor dan diblokir oleh pemerintah Rusia, jangkauan layanan DW berbahasa Rusia kini justru lebih besar dari sebelumnya,” kata Massing.

"Kami akan terus melaporkan secara independen, termasuk soal perang agresi terhadap Ukraina dan isu-isu lain yang minim informasi di Rusia, agar masyarakat dapat membentuk pandangan mereka sendiri,” tambahnya.

DW, media independen

Deutsche Welle adalah lembaga penyiaran internasional Jerman. Sebagai media independen, DW menyajikan berita dan informasi yang berimbang dalam 32 bahasa di seluruh dunia.

DW menyoroti isu-isu seperti kebebasan dan hak asasi manusia, demokrasi dan supremasi hukum, perdagangan global dan keadilan sosial, kesehatan dan pendidikan, perlindungan lingkungan, serta teknologi dan inovasi.

Layanan televisi, daring, dan radio DW menjangkau sekitar 337 juta pengguna setiap pekan.

Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris

Diadaptasi oleh Ausirio Sangga Ndolu dan Adelia Dinda Sani

Editor: Hani Anggraini

 

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait

Topik terkait

Tampilkan liputan lainnya