1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Rusia dan Cina Tetap Veto Resolusi bagi Suriah

19 Juli 2012

Rusia dan Cina di Dewan Keamanan PBB mencegah dikenakannya resolusi terhadap Suriah yang bertujuan mengancam pemimpin di Damaskus dengan sejumlah sanksi.

A view of the Security Council as Vitaly I. Churkin, Permanent Representative of the Russian Federation to the UN, on behalf of his Government, vetoes a draft resolution strongly condemning the violence perpetrated by Syrian authorities against civilian protesters. The draft resolution was also vetoed by China, received nine votes in favour and four abstentions. Photo: United Nations/ Paulo Filgueiras +++(c) dpa - Bildfunk+++
Foto: picture-alliance/dpa

Kamis (19/07) Rusia dan Cina memveto resolusi yang diusulkan barat di Dewan Keamanan PBB yang bertujuan menjatuhkan sanksi bagi pejabat Suriah jika mereka tidak menghentikan penggunaan senjata berat menghadapi para pemberontak dan menarik pasukannya dari kota-kota di Suriah.

Dengan demikian sudah ketiga kalinya Rusia, mitra erat rezim Suriah dan Cina, mempergunakan hak veto mereka untuk memblokir resolusi Dewan Keamanan PBB yang merupakan upaya menambah tekanan terhadap Presiden Bashar al-Assad dan menghentikan jatuhnya korban dalam konflik selama 16 bulan yang menewaskan ribuan orang.

Resolusi yang diveto Cina dan Rusia, dan sebetulnya akan memperpanjang misi pengamatan PBB di Suriah untuk 45 hari tersebut mendapat 11 suara setuju dan dua abstain.

Ke-15 anggota DK PBB masih memiliki waktu untuk menegosiasi resolusi lain terkait nasib misi non militer di Suriah, sebelum mandat misi tersebut berakhir Jumat (20/07) tengah malam.

DK/ap/rtr/afp

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait