Legenda musik Indonesia, Yon Koeswoyo yang merupakan penyanyi sekaligus pemain gitar band Koes Plus, meninggal dunia, hari Jumat (05/01).
Foto: picture-alliance/Pacific Press/K. W. Rumpoko
Iklan
Kabar duka di awal tahun. Musisi senior Indonesia, Yon Koeswoyo, meninggal dunia di usianya yang ke -77 tahun. Dia merupakan anggota dari grup band legendaris Koes Bersaudara, Koes Plus.
Pengamat musik Bens Leo di akun Facebook-nya menulis:, "Inalillahi wainalillahi rojiun. Telah wafat dgn tenang Adik, Kakak, Ayah, Eyang tercinta Yon Koeswoyo ( Koes Bersaudara / Koes Plus ), pagi ini Jumat 5 Jan 2018. Rumah duka Jl. Salak Pamulang. Berdoa semoga dilapangkan jalannya pulang ke Rumah Tuhan di Surga, dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan untuk mengiklaskan kepulangannya Mas Yon ke Surga Tuhan."
Dikutip dari Beritasatu.com, Bens Leo menyebutkan sejak dua tahun terakhir, kondisi kesehatan Yon Koeswoyo menurun akibat penyakit infeksi paru-paru. Namun meskipun dalamkondisi sakit,semangat bermusik sang musisi senior itu tidaklah surut. "Terakhir saya jenguk di RS Eka Hospital BSD, setelah itu sehat kembali. Penyakitnya kurang pasti apa, tapi sepertinya komplikasi," tambah Bens Leo.
Mereka Sudah Pergi, Tapi Musiknya Hidup Terus
Sejumlah musisi kenamaan tutup usia di tahun 2016. Bagi penggemar musik pop dan rock yang sedih, satu-satunya hiburan adalah, bahwa musik mereka yang terus hidup.
25 Desember: George Michael (53)
George Michael meninggal pada Hari Natal. Kematiannya membuat syok penggemar musik di seluruh dunia, setelah sejumlah besar musisi lainnya meninggal dunia tahun 2016. Bekas anggota Wham! itu menjual lebih dari 100 juta album sebagai penyanyi solo dan memperkaya dunia musik pop dengan lagu-lagu tak terlupakan. Walaupun pernah jadi kepala berita negatif, ia tetap jadi pujaan banyak orang.
Foto: picture-alliance/Photoshot
7 Desember: Greg Lake (69)
Ia dulu anggota King Crimson sebelum bergabung dengan Emerson Lake & Palmer (ELP). Ia aktif sebagai basis, gitaris, penyanyi dan komponis. Karyanya yang paling populer adalah "Lucky Man." Greg Lake meninggal akibat kanker.
Foto: picture-alliance/AP Photo/Invision/R. Cohen
7 November: Leonard Cohen (82)
Luaranya yang dalam dan tenang adalah ciri khas penyanyi asal Kanada itu, dan akan selalu bergema di ingatan penggemarnya. Lagunya yang paling terkenal adalah balada berjudul "Hallelujah" yang diinterpretasikan ulang berkali-kali oleh penyanyi lain. Ia juga terkenal sebagai penulis roman. Cohen meninggal setelah jatuh di rumahnya.
Foto: Getty Images/Evening Standard
21 April: Prince (57)
Prince bisa main berbagai instrumen, juga jadi komposer dan aranger bagi lagu-lagunya. Hitsnya yang paling populer antara lain "Purple Rain" dan "Kiss." Karyanya juga dinyanyikan banyak penyanyi lain, antara lain Chaka Khan, Sinead O'Connor dan The Bangles. Prince yang jadi ikon musik dunia meninggal setelah mengalamai over dosis obat untuk menghilangkan rasa sakit.
Foto: imago/Unimedia Images
10 Maret : Keith Emerson (71)
Keith Emerson adalah yang paling kreatif dalam kelompok Emerson, Lake & Palmer (ELP). Selain bekerja dalam ELP, ia juga bekerja dengan sejumlah band lain. Karena kondisi neurologis, Emerson mengalami masalah dengan tangan kanannya, sehingga ia tidak bisa ikut dalam konser lagi, walaupun telah melalui operasi. Ia meninggal akibat bunuh diri.
Foto: picture-alliance/AP Photo/P. A. Hebert
3 Februari: Maurice White (74)
Next to Philipp Bailey, Maurice White adalah vokalis utama kelompok Earth, Wind & Fire. Ia memimpin kesuksesan kelompok tersebut, dari satu hit ke hit berikutnya. Karyanya antara lain "Fantasy", "September" dan "Boogie Wonderland". Sukses besar dalam karya solo antara lain "Stand by me". Ia terus menulis bagi band itu, walaupun tidak jadi anggota lagi, akibat menderita sakit Parkinson.
Foto: picture alliance/AP Photo/M. Sayles
18 Januari: Glenn Frey (67)
Ia salah satu pendiri band The Eagles, yang paling mempengaruhi ajang musik rock di tahun 1970-an. Lagu-lagu band itu terutama ditulis Frey bersama Don Henley. Yang paling terkenal adalah "Hotel California". Frey meninggal dunia setelah menderita sejumlah infeksi berat.
Foto: picture-alliance/dpa/Eagles
10 Januari: David Bowie (69)
Sehari setelah upacara pemakaman musisi Lemmy Kilmister, berita kematian David Bowie mengejutkan dunia musik. Beberapa waktu sebelum meninggal, rekaman terakhirnya "Blackstar" dirilis. Para fans tidak tahu bahwa penyakit kanker hati yang dideritanya sudah masuk stadium akhir. David Bowie mulai ternama di tahun 1970-an.
Foto: Getty Images/AFP/R. Gatti
31 Desember 2015, Natalie Cole (66)
Nama lengkap: Natalie Maria Cole. Ia putri penyanyi pop kenamaan AS, Nat King Cole. Selama 40 tahun berkarir, di AS saja ia menjual 13,5 juta album, sehinga jadi salah satu penyanyi R&B, Soul dan Jazz paling sukses. Selama hidup ia alami masalah kesehatan antara lain akibat kecanduan berat heroin. Penyebab kematiannya adalah tekanan darah tinggi pada arteri pulmonalis setelah transplantasi ginjal.
Foto: Getty Images/B. Bedder
28 Desember 2015: Lemmy Kilmister (70)
Vokalis band Motörhead ini jadi musisi pertama yang meninggal dunia dalam serangkaian kematian musisi yang mewarnai 2016. Band yang dipimpinnya mempengaruhi musik pop dan rock selama puluhan tahun. Lemmy disukai banyak fans musik rock karena menggabungkan banyak gaya: metal, punk dan rock 'n' roll. Ia meninggal akibat kanker prostata. Penulis: Silke Wünsch (ml/as)
Yon Koeswoyo adalah anggota kelompok musik legendaris Indonesia, Koes Plus. Ia lahir di Tuban, pada tanggal 27 September 1940. Bersama para saudaranya, Yon Koeswoyo membangun band Koes Plus yang nama awalnya Kus Brothers - lalu Koes Bersaudara -- dan membawanya ke jenjang kesuksesan besar.
Album pertama Koes Bersaudara Pop Indoenesia volume I dengan salah satu andalannya bertajuk Kembali meledak. lagu itu bahkan hingga kini menjadi lagu favorit banyak para penggemar Koes Plus/Bersaudara.
Berbagai informasi menyebutkan, saudara Yok Koeswoyo tersebut menderita berbagai sakit komplikasi tahap lanjut. Beberapa bulan belakangan, Yon Koeswoyo sempat dikabarkan beberapa kali dirawat di rumah sakit.
ap/as(beritasatu.com, berbagai sumber)
Musisi Top Yang Mengemas Irama Lokal Bagi Publik Global
Beberapa musisi top berhasil membawa irama dan suara musik khas lokal ke panggung dunia. Siapa mereka?
Foto: AP
Carlos Santana: Menggabungkan rock dan latin
Gitaris legendaris kelahiran Meksiko, Carlos Santana, merevolusi dunia musik lewat perpaduan mulus antara berbagai pengaruh musik, termasuk instrumen musik latin, afro beats dan blues. Santana mendapat pengakuan internasional setelah tampil di Woodstock Festival tahun 1969 dan mulai berkeliling dunia, membawa sound yang unik ke hadapan khalayak global.
Foto: picture-alliance/dpa
Bob Marley: Reggae
Pengaruh penyanyi dan penulis lagu asal Jamaika ini masih tetap terasa sejak kematiannya 1981 pada usia 36 tahun. Album hits terbesarnya, "Legend," tetap menjadi album reggae terlaris sepanjang masa. Musik Bob Marley juga berhasil membawa Rastafari, gerakan religius Jamaika, jadi perhatian dunia.
Foto: AP
Umm Kulthum: Musik konser Arab
Sampai kematiannya tahun 1975, Umm Kulthum membawa lagu-lagu Arab kepada khalayak internasional. Dia menjual sekitar 80 juta rekaman di seluruh dunia. Dijuluki "Lady" oleh Presiden Perancis Charles de Gaulle, penyanyi ini mempesona dengan suara rendahnya dan ungkapan emosional yang intens dalam lagu-lagu dengan lirik dan musik dari penyair dan komposer Mesir.
Foto: picture alliance/CPA Media
Ravi Shankar: Musik klasik India
Lahir tahun 1920 dalam sebuah keluarga Bengali di India, Ravi Shankar mulai mendalami permainan sitar pada usia 18 tahun. Sang virtuoso melakukan tur ke Eropa dan Amerika tahun 1950an dan 1960an dan membius penonton dengan musik klasik India. Dia sangat mempengaruhi artis lain, termasuk George Harrison dari The Beatles.
Foto: Manjunath Kiran/AFP/Getty Images
Ali Farka Toure: Blues dari Mali
Penyanyi dan pemusik Ali Farka Toure adalah salah satu musisi paling terkenal di Afrika, yang menyatukan musik tradisional Mali dengan gaya blues Amerika Utara. Bernyanyi dalam berbagai bahasa Afrika, Toure berkolaborasi dengan musisi jazz Amerika Utara dalam album-albumnya yang kemudian populer di seluruh dunia. Dia memenangkan dua Grammy sebelum meningal tahun 2006 karena kanker tulang.
Foto: picture-alliance/Pacific Press/T. Lindholm
Psy: K-Pop (Korea)
Pemusik Korea Selatan Psy tahun 2012 menggebrak dunia musik dengan "Gangnam Style" dan memperkenalkan K-pop (Pop Korea) ke seluruh dunia. Videonya diakses 2,9 juta kali. Penonton tertarik dengan tarian dan gaya energiknya. Dia menyuguhkan perpaduan genre musik techno, electronica, pop dan Korea. Bahkan Sekjen PBB Ban Ki-moon (foto di atas) turut menikmati.