1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
Sepak Bola

Sempat Henti Jantung, Kondisi Eriksen Berangsur Membaik

14 Juni 2021

Agen Martin Schoots memastikan kondisi gelandang timnas Denmark, Christian Eriksen saat ini sudah stabil dan jauh lebih baik. Meski begitu, Eriksen diharuskan menjalani perawatan di rumah sakit hingga dua hari ke depan.

Christian Eriksen
Salah satu pemain timnas Denmark, Christian Eriksen mengalami henti jantung pada laga pembukaan Grup B Euro 2020, Sabtu (12/06)Foto: HANNAH MCKAY/REUTERS

"Christian Eriksen mungkin harus tinggal di rumah sakit selama dua hari lagi," kata agen Martin Schoots, Senin (14/06).

"Kita semua ingin tahu apa yang terjadi, dia juga. Para dokter melakukan serangkaian tes yang membutuhkan waktu lama," tambahnya.

Federasi sepak bola Denmark, DBU, juga menginformasikan bahwa kondisi Eriksen sekarang sudah jauh membaik, meski masih harus menjalani perawatan di rumah sakit. "Kami berhubungan dengannya kemarin (13/06) dan hari ini (14/06). Kondisinya sama seperti kemarin, stabil dan baik," kata Jakob Hoeyer, Direktur Komunikasi DBU.

Pemain Inter Milan berusia 29 tahun itu dipastikan tidak bisa kembali ke lapangan hijau dalam waktu dekat. Dia diminta untuk melanjutkan pemulihan di rumah setelah pulang dari rumah sakit.

"Dia sudah bisa bercanda. Dia baik-baik saja," Schoots memastikan. Kondisinya terus membaik usai mendapatkan perawatan medis. Eriksen juga telah menyampaikan terima kasih dan memberi pesan kepada rekan-rekannya bahwa kondisinya kini sudah baik.

Kepada media Gazzetta dello Sport, Eriksen memastikan tidak akan menyerah dengan kondisi saat ini. "Terima kasih, saya tidak akan menyerah," ucapnya.

Bukan karena infeksi COVID-19

Eriksen kolaps ketika Denmark di tengah pertandingan melawan Finlandia daiam laga pertama Grup B Euro 2020, pada Sabtu (12/06) di Stadion Parken, Kopenhagen. Dia terjatuh pada menit ke-42 saat hendak menerima bola hasil lemparan ke dalam.

Gelandang timnas Denmark itu kemudian diketahui mengalami serangan jantung. Tim medis kesebelasan Denmark cepat tanggap melihat kondisi Eriksen saat itu.

Direktur Inter Milan, Giuseppe Marotta, membantah isu yang menyebut Eriksen pingsan karena dampak infeksi virus corona. "Dia tidak terinfeksi COVID-19 dan belum menjalani vaksinasi," kata Marotta kepada Rai Sport, seperti dikutip Reuters, Senin (14/06).

Apresiasi terhadap timnas Denmark

Kapten Skotlandia Andy Robertson mengapresiasi tim medis Denmark yang sigap menangani kondisi Eriksen. Dia juga salut terhadap kesebelasan Denmark yang mampu bangkit setelah apa yang terjadi pada rekan setimnya.

"Insiden itu akan menjadi gambaran yang saya dan semua orang harus ingat karena ketika salah satu teman mereka berada di kondisi buruk, mereka berdiri dan melindunginya. Apapun yang terjadi di turnamen ini, bagi saya mereka akan menjadi pahlawan," kata Robertson.

Denmark kalah dari Finlandia

Insiden jatuhnya Eriksen membuat pertandingan sempat ditunda selama kurang lebih satu jam. Tidak ada gol hingga babak pertama usai.

Namun, sebuah serangan Finlandia pada menit ke-60 berujung gol. Sundulan Joel Pojhanpalo mampu menembus gawang yang dijaga kiper Kasper Schmeichel. Hingga peluit dibunyikan, skor tidak berubah. Kemenangan 1-0 untuk Finlandia.

ha/rzn (dpa, Reuters)

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait