Sengketa Atom Iran Makin Gawat
1 Februari 2006LONDON/TEHERAN : Dalam sengketa atom Iran, nada suara dari kedua pihak kembali bertambah tajam. Menjelang sebuah pertemuan dengan rekan sejabatnya dari Iran, Manouchehr Mottaki, menteri luar negeri Inggris, Jack Straw mengancam, dilibatkannya Dewan Keamanan PBB merupakan kesempatan terakhir bagi Iran, untuk memberikan penjelasan program atomnya. Presiden Iran, Mahmud Ahmadinejad dalam sebuah pidato di halaman reaktor atom baru di Busher menegaskan, pihaknya tidak akan tunduk pada tekanan barat. Menteri pertahanan Mostafa Mohammad Najjar mengatakan di Teheran, setiap agresi terhadap instalasi atom Iran, dengan cepat akan akan memicu jawaban yang menghancurkan. Badan Energi Atom Internasional-IAEA, hari Kamis besok akan memutuskan diajukannya sengketa itu ke Dewan Keamanan.
