1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
SosialJerman

Karya Seni dari Keping Keramik Dobrak Keterbatasan

04:05

This browser does not support the video element.

Andrea Kasiske
16 Januari 2026

Seniman keramik Nigeria Ngozi-Omeje Ezema gemar menciptakan karya yang melayang di udara. Ia menggugah pandangan bahwa keramik Afrika telah melampaui batas tradisi, dan berevolusi dari sekedar benda kerajinan tangan, menjadi karya seni yang sarat inovasi. Kini, Ngozi Ezema diundang sebagai seniman Afrika pertama dalam pameran tunggal di museum Pinakothek der Moderne, di München.

Ribuan elemen yang terbuat dari tanah liat digabungkan sehingga menghasilkan sebuah karya seni. Itu ciri khas karya ciptaan Ngozi-Omeje Ezema yang dipamerkan di museum "Pinakothek der Moderne" di München.

Ezema berasal dari Nigeria. Ketika Ngozi-Omeje Ezema mulai bekerja dengan keramik, ia membuat wadah berukuran besar dari tanah liat. Namun karena ukurannya yang membatasi pengangkutannya, dia merasa dibatasi dalam kreativitasnya.  

Di lain pihak, mengeluarkan semua elemen dari kemasan dan menggantungnya satu persatu, juga tidak mudah. Seniman itu perlu waktu sepekan bekerja di posisi yang lumayan tinggi, sampai karyanya yang bernama 'Boundless Vases', atau vas tanpa batas, terwujud seratus persen.