Dua terdakwa diadili atas dugaan teror yang menggagalkan konser di Wina, Austria, pada 2024. Salah satu tersangka disebut siap mengaku bersalah atas sebagian dakwaan.
Persidangan terkait rencana serangan terhadap konser Taylor Swift di Wina pada 2024 kini dimulai. Kuasa hukumnya mengatakan bahwa terdakwa disebut akan mengaku bersalah.
Foto: Roland Schlager/APA/AFP
Seorang pria Austria berusia 21 tahun bernama Beran A. menjadi terdakwa utama dalam sidang di Wiener Neustadt. Ia didakwa atas sejumlah pelanggaran terorisme. Termasuk keanggotaan dalam organisasi teroris. Satu terdakwa lain bernama Arda K., yang juga berusia 21 tahun, turut diadili dalam kasus ini.
Jaksa menyebut keduanya, bersama satu tersangka lain, Hasan E. kini ditahan di Arab Saudi, membentuk sel teroris yang berencana melakukan serangan. Namun, otoritas menyatakan terdakwa kedua tidak terlibat dalam rencana penyerangan konser Swift.
Kepada Associated Press, pengacara Beran A., Anna Mair mengatakan kliennya berencana mengaku bersalah atas sebagian besar dakwaan. Ia terancam hukuman hingga 20 tahun penjara. Persidangan dijadwalkan akan dilanjutkan pada 12 Mei.
Pada 7 Agustus 2024, apartemennya sempat digeledah. Di situ, aparat menemukan bahan-bahan untuk merakit bom. Sementara itu, konser dijadwalkan berlangsung sehari setelahnya. Diketahui bahwa Amerika Serikat memberikan informasi intelijen yang turut menjadi pertimbangan dalam pembatalan konser.
Serangan Teror Global 2017
Serangan teror dengan berbagai motif dan latar belakang juga marak di tahun 2017. Dunia mencatat, aksi teror mengatasnamakan agama tetap jadi pemicu terorisme nomor wahid.
Foto: DW/M. Hallam
Barcelona 17 Agustus 2017
Teroris menyerang turis di bulevar Las Ramblas, Barcelona dengan menabrakkan mobil van dengan kecepatan tinggi. Sedikitnya 13 orang tewas dan 100 terluka akibat serangan keji dan pengecut itu. Pelaku berhasil meloloskan diri dan masih terus dikejar aparat keamanan Spanyol. dalam aksi serupa di Cambrils, 100 km dari Barcelona, yang melukai 7 orang, polisi menembak mati 5 teroris.
Foto: picture-alliance/AP Photo/O. Duran
Jakarta 24 Mei
Bom bunuh diri menyasar target anggota polisi meledak di terminal Kampung Melayu, Jakarta Rabu (24/5). Sedikitnya 3 anggota polisi dan dua terduga pelaku serangan teror tewas. Puluhan terluka. Aparat keamanan menduga pelaku terkait jaringan Kalifat Islamic State-ISIS.
Foto: picture-alliance/AP Photo/D. Alangkara
Manchester 22 Mei
Manchester diguncang serangan teror bom bunuh diri yang menyasar "target lunak", remaja yang usai nonton konser musik pop. Sedikitnya 22 orang tewas dan 59 cedera. Banyak korban adalah anak-anak, yang termuda berusia 8 tahun. Terduga pelakunya Salman Abedy (22) kelahiran Inggris dari keluarga migran Libya. Polisi Inggris menduga Salman terkait jaringan teror ISIS.
Sebuah serangan bom bunuh diri menyasar konvoi tokoh politik Abdul Ghafoor Haidary yang meninjau kawasan krisis Baluchistan di Pakistan menewaskan 28 orang dan melukai 37 lainnya. Lagi-lagi Islamic State-ISIS yang menyatakan bertanggung jawab.
Foto: Getty Images/AFP/B. Khan
Mashar i Sharif 21 April
Sebuah serangan ke kamp militer Afghanistan di Mashar i Sharif menewaskan 266 tentara Afghanistan dan lukai 160 lainnya. Penyerang adalah anggota Taliban yang menyamar jadi anggota militer dan menembaki tentara yang sedang tidur.
Foto: Getty Images/AFP/F. Usyan
Tanta dan Alexandria 9 April
Dua serangan bom bunuh diri simultan dilancarkan saat upacara Minggu Palem kaum Kristen Koptik di Mesir. Dalam serangan teror di Tanta (foto) sedikitnya 30 orang tewas dan 70 cedera. Serangan serupa di Saint Mark (Mar Amina) Church di Alexandria tewaskan 17 orang dan lukai 66 lainnya. Aparat keamanan Mesir menyebut ISIS sebagai dalang serangan.
Foto: Reuters/M. Abd El Ghany
St.Petersburg 3 April
Sebuah serangan bom bunuh diri di stasiun kereta bawah tanah St.Petersburg Rusia, menewaskan sedikitnya 16 orang dan melukai 64 lainnya. Serangan dilancarkan menjelang kunjungan presiden Putin ke kota tersebut. Batalion Imam Shamil yang berafiliasi dengan Al-Qaida menyatakan bertanggung jawab atas aksi teror itu.
Foto: picture-alliance/AP Photo/Y. Kurskov
London 22 Maret
Sedikitnya 6 orang tewas akibat aksi yang dilakukan Khalid Masood (52). Mula-mula ia mengemudikan mobilnya dan menyeruduk pejalan kaki di kawasan Westminster, menewaskan 4 orang. Pelaku keluar dari mobil membawa senjata tajam dan menusuk mati seorang polisi, sebelum ditembak mati petugas polisi lain. Pelaku adalah mualaf yang teradikalisasi di Arab Saudi.
Foto: picture-alliance/AP/J.West
Gao 10 Januari
Serangan bom bunuh diri di dekat markas tentara NATO di Gao, Mali tewaskan 77 orang dan lukai 177 lainnya. Tidak ada tentara NATO yang jadi korban. Milisi jihadis Al Mourabitun yang berafiliasi dengan Al Qaida di Maghreb menyatakan bertanggung jawab.
Foto: Getty Images/AFP
9 foto1 | 9
Ketiga konser yang dijadwalkan pada 8-10 Agustus 2024 akhirnya dibatalkan oleh penyelenggara sebagai langkah preventif.
"Pembatalan konser kami di Wina sangat menyedihkan,” tulis Swift, dua pekan setelah kejadian. "Alasan di balik pembatalan itu membuat saya merasa takut, sekaligus sangat bersalah karena begitu banyak orang sudah berencana datang ke konser tersebut,” ujarnya.
Taylor Swift menyebut pembatalan konsernya sangat menyedihkan dan mengatakan ia merasa bersalah kepada para penggemar yang sudah datang ke Wina hanya untuk menonton penampilannya.Foto: Daniel Cole/REUTERS
Para Swifties yang datang dari berbagai negara sempat kecewa. Namun, mereka berusaha menghidupkan suasana kota dengan aksi seperti bertukar gelang persahabatan dan bernyanyi bersama.
Selain rencana di Wina, para tersangka disebut merancang serangan serentak di Arab Saudi, Turki, dan Uni Emirat Arab selama Ramadan 2024. Namun, rencana itu tidak pernah dijalankan.