Sindikat penipuan online terus berkembang dan menguat di Asia Tenggara. PBB tengah berupaya membangun solidaritas demi melawan jaringan kejahatan lintas negara.
Serangkaian penggerebekan di Asia Tenggara menutup beberapa pusat panggilan ilegal, tetapi para penipu justru memindahkan operasi mereka ke lokasi lainFoto: AFP/Getty Images
Menurut Benedikt Hofmann, Wakil Perwakilan Regional UNODC untuk Asia Tenggara dan Pasifik, sindikat kejahatan ini terus berkembang.
“Ini adalah kejahatan terorganisir dengan tingkat kecanggihan yang sangat tinggi dan adopsi teknologi baru yang terus berlanjut,” kata Hofmann kepada DW. “Industri ini kian berkembang hingga menjadi lebih kompleks tiap harinya.”
Awal tahun ini, Myanmar, Kamboja, dan Laos semuanya bergerak melawan pusat-pusat penipuan berskala besar, yang sebagian besar berlokasi di wilayah perbatasan. Pihak berwenang menutup beberapa situs dan membebaskan ribuan korban perdagangan manusia yang telah ditipu untuk melakukan perjalanan ke daerah-daerah ini, yang kemudian dipaksa untuk bekerja sebagai penipu.
Terlepas dari penindaklanjutan tersebut, Hofmann mengatakan banyak operasi yang hanya dipindahkan ke daerah lain yang lebih terpencil di wilayah Mekong.
Pasukan Penjaga Perbatasan Karen (BGF) melakukan operasi penindakan terhadap aktivitas ilegal yang terkait pusat penipuan di Shwe Kokko, Myawaddy, MyanmarFoto: STR/AFP
Jaringan kejahatan mencuri miliaran dolar tiap tahun
Industri penipuan siber di Asia Tenggara nyatanya tumbuh dari sindikat perjudian yang amat besar di kawasan laut lepas Cina. Ini berarti, para pelaku kejahatan mengandalkan infrastruktur kriminal yang sudah ada sebelumnya, seperti pola suap untuk para pejabat pemerintah serta rutinitas pencucian uang.
Iklan
Menurut Jason Tower, yang menjabat sebagai direktur negara untuk program Burma di United States Institute of Peace (USIP)* saat diwawancarai, jaringan kriminal tersebut baru-baru ini telah bertransformasi menjadi penipuan yang lebih kompleks. Contohnya, dalam sebuah proses yang dikenal dengan istilah "jagal babi", para penipu sering kali membangun kepercayaan melalui hubungan romantis, lalu memikat korbannya ke dalam investasi mata uang kripto palsu dan skema investasi lainnya.
Ayo berlangganan newsletter mingguan Wednesday Bite. Recharge pengetahuanmu di tengah minggu, biar topik obrolan makin seru!
"Kejahatan semacam itu sangat rumit dan bersifat transnasional sehingga penegak hukum harus dapat bekerja lintas batas jika mereka ingin menindaknya," kata Tower. "Sayangnya, banyak negara, termasuk Amerika Serikat dan di Eropa, masih berusaha memahami masalah ini."
Sebuah laporan USIP memperkirakan bahwa operasi penipuan dunia maya di negara-negara Mekong kemungkinan menghasilkan sebanyak $44 miliar (sekitar Rp704 triliun) per tahun, atau hampir 40% dari PDB resmi gabungan Laos, Kamboja, dan Myanmar.
Tower memperingatkan bahwa "miliaran dan miliaran dolar" masuk ke kantong para penjahat "yang merongrong pemerintah dan memicu konflik di tempat-tempat seperti Myanmar," negara yang dilanda perang saudara.
Potret Aksi Protes Nasional Menentang Kudeta Militer di Myanmar
Warga Myanmar melakukan protes nasional menentang kudeta militer. Berbagai kalangan mulai dari dokter, guru, dan buruh menuntut pembebasan Aung San Suu Kyi dan pemulihan demokrasi Myanmar.
Foto: AFP/Getty Images
Dokter dan perawat di garda depan
Kurang dari 24 jam setelah kudeta militer, para dokter dan perawat dari berbagai rumah sakit mengumumkan bahwa mereka melakukan mogok kerja. Mereka juga mengajak warga lainnya untuk bergabung dalam kampanye pembangkangan sipil.
Foto: REUTERS
Koalisi protes dari berbagai kalangan
Sejak ajakan pembangkangan sipil tersebut, para pelajar, guru, buruh dan banyak kelompok sosial lainnya bergabung dalam gelombang protes. Para demonstran menyerukan dan meneriakkan slogan-slogan seperti "Berikan kekuatan kembali kepada rakyat!" atau "Tujuan kami adalah mendapatkan demokrasi!"
Foto: Ye Aung Thu/AFP/Getty Images
Para biksu mendukung gerakan protes
Para Biksu juga turut dalam barisan para demonstran. "Sangha", komunitas monastik di Myanmar selalu memainkan peran penting di negara yang mayoritas penduduknya beragama Buddha ini.
Foto: AP Photo/picture alliance
Protes nasional
Demonstrasi berlangsung tidak hanya di pusat kota besar, seperti Yangon dan Mandalay, tetapi orang-orang juga turun ke jalan di daerah etnis minoritas, seperti di Negara Bagian Shan (terlihat di foto).
Foto: AFP/Getty Images
Simbol tiga jari
Para demonstran melambangkan simbol tiga jari sebagai bentuk perlawanan terhadap kudeta militer. Simbol yang diadopsi dari film Hollywood "The Hunger Games" ini juga dilakukan oleh para demonstran di Thailand untuk melawan monarki.
Foto: REUTERS
Dukungan dari balkon
Bagi warga yang tidak turun ke jalan untuk berunjuk rasa, mereka turut menyuarakan dukungan dari balkon-balkon rumah mereka dan menyediakan makanan dan air.
Foto: REUTERS
Menuntut pembebasan Aung San Suu Kyi
Para demonstran menuntut dikembalikannya pemerintahan demokratis dan pembebasan Aung San Suu Kyi serta politisi tingkat tinggi lain dari partai yang memerintah Myanmar secara de facto, yakni Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD). Militer menangkap Aung San Suu Kyi dan anggota NLD lainnya pada hari Senin 1 Februari 2021.
Foto: Reuters
Dukungan untuk pemerintahan militer
Pendukung pemerintah militer dan partai para jenderal USDP (Partai Solidaritas dan Pembangunan Persatuan), juga mengadakan beberapa demonstrasi terisolasi di seluruh negeri.
Foto: Thet Aung/AFP/Getty Images
Memori Kudeta 1988
Kudeta tahun 1988 selalu teringat jelas di benak warga selama protes saat ini. Kala itu, suasana menjadi kacau dan tidak tertib saat militer diminta menangani kondisi di tengah protes anti-pemerintah. Ribuan orang tewas, puluhan ribu orang ditangkap, dan banyak mahasiswa dan aktivis mengungsi ke luar negeri.
Foto: ullstein bild-Heritage Images/Alain Evrard
Meriam air di Naypyitaw
Naypyitaw, ibu kota Myanmar di pusat terpencil negara itu, dibangun khusus oleh militer dan diresmikan pada tahun 2005. Pasukan keamanan di kota ini telah mengerahkan meriam air untuk melawan para demonstran.
Foto: Social Media via Reuters
Ketegangan semakin meningkat
Kekerasan meningkat di beberapa wilayah, salah satunya di Myawaddy, sebuah kota di Negara Bagian Kayin selatan. Polisi menembakkan gas air mata dan peluru karet.
Foto: Reuters TV
Bunga untuk pasukan keamanan
Militer mengumumkan bahwa penentangan terhadap junta militer adalah tindakan melanggar hukum dan ''pembuat onar harus disingkirkan''. Ancaman militer itu ditanggapi dengan bentuk perlawanan dari para demonstran, tetapi juga dengan cara yang lembut seperti memberi bunga kepada petugas polisi. Penulis: Rodion Ebbighausen (pkp/ gtp)
Foto: Ye Aung Thu/AFP/Getty Images
12 foto1 | 12
Singapura tegas melawan penipuan siber
Salah satu negara yang terlihat tegas dalam melawan penipuan siber adalah Singapura. Selama beberapa tahun terakhir, Singapura telah kehilangan miliaran dolar karena penipu.
Sejak saat itu, negara ini mengesahkan undang-undang untuk melindungi warga negaranya, serta membuat peraturan agar dapat melacak dan membatalkan transaksi bank yang dicurigai. Hal ini membuat mereka lebih mudah mengejar para pelaku.
Singapura adalah salah satu negara terkaya dan paling terhubung secara digital di Asia, menjadikannya target yang sangat menggiurkan bagi jaringan kriminal. Selain itu, sebagian besar orang Singapura berbicara bahasa Mandarin dan Inggris, yang juga merupakan dua bahasa utama yang digunakan oleh para penipu.
"Di Singapura, semuanya serba digital," kata Allison Pytlak, peneliti senior dan direktur program siber di Stimson Center, sebuah lembaga nirlaba dan nonpartisan yang berfokus pada keamanan dan perdamaian internasional.
"Hal ini membuat mereka lebih berisiko terkena penipuan, tetapi juga berarti mereka memiliki lebih banyak pilihan yang tersedia untuk mencoba dan melindungi warganya dari penipuan."
Negara kepulauan ini sekarang telah menerapkan langkah-langkah perlindungan seperti kampanye dan edukasi, hotline polisi, hingga aplikasi yang melindungi pengguna dari panggilan scam.
"Pemerintah akan terus merespons tantangan ini secara agresif," janji Sun Xueling, Menteri Dalam Negeri serta Pembangunan Sosial dan Keluarga Singapura pada Maret.
Dia juga memperingatkan anggota parlemen bahwa para pelaku memiliki "sumber daya yang baik, mahir dalam menggunakan teknologi, dan terus mengembangkan taktik mereka untuk menghindari pertahanan kita."
Bagaimana Cara Kerja dan Transaksi dengan Bitcoin?
Bitcoin adalah cryptocurrency atau mata uang digital paling menonjol yang telah mengalami perubahan nilai secara drastis. Simak penjelasan DW mengenai cara kerja Bitcoin berikut ini.
Token samar
Bitcoin dianggap sebagai mata uang digital karena hanya eksis secara virtual, tanpa koin atau uang kertas fisik yang ada di perputaran mata uang publik. Bitcoin juga tidak dapat ditransaksinan secara mandiri dan berada di luar jaringan bank komersial maupun bank sentral. Identitas pemilik bitcoin dan transaksinya tersembunyi.
Pendiri Bitcoin misterius
Cryptocurrency pertama kali dideskripsikan secara publik pada tahun 2008 oleh orang atau seklompok orang yang tidak dikenal, yang menggunakan nama Satoshi Nakamoto. Penggunaan mata uang digital ini dimulai sejak Januari 2009, ketika dirilis sebagai piranti lunak open source.
Bagaimana cara mendapatkan Bitcoin?
Ada tiga cara berbeda untuk memperoleh Bitcoin. Pertama, Anda dapat membeli dengan alat pembayaran yang sah di bursa online virtual seperti Coinbase atau Bitfinance. Kedua, Anda dapat menerima Bitcoin sebagai "pembayaran" atas produk dan layanan Anda. Dan ketiga, Anda dapat membuat Bitcoin Anda sendiri melalui proses yang disebut "penambangan."
Tanpa dompet virtual? Tidak bisa punya Bitcoin
Sebelum membeli Bitcoin, Anda harus menginstal perangkat lunak dompet virtuall yang berisi alamat serta kunci pribadi yang hanya dimiliki sang pemilik untuk mengirim atau menerima mata uang digital. Tanpa dompet virtual, Anda tidak dapat memiliki Bitcoin.
Proses pembayaran dengan Bitcoin
Untuk melihat bagaimana proses pembayaran dengan Bitcoin, mari kita bayangkan Tuan X ingin membeli topi dari Nyonya Y. Hal pertama yang perlu dilakukan Nyonya Y adalah mengirimkan alamat dompet virtualnya kepada Tuan X.
Rangkaian rantai balok
Setelah Tuan X menerima alamat dompet virtual Nyonya Y, dia akan "menandatangani" transaksi dengan kunci pribadinya untuk memverifikasi bahwa dia pengirim Bitcoin. Transaksi sekarang disimpan di blockchain Bitcoin dengan ribuan transaksi lain yang dilakukan dengan Bitcoin setiap hari.
Penambang di era digital
Sekarang transaksi Tuan X disiarkan ke semua peserta lain di jaringan blockchain peer-to-peer, yang juga disebut node. Pada dasarnya, ini adalah komputer pribadi atau "penambang", yang memverifikasi validitas transaksi. Setelah itu, Bitcoin dikirim ke alamat virtual Nyonya Y, di mana dia sekarang dapat membuka kunci transfer dengan kunci pribadinya.
Ruang mesin Bitcoin
Secara teoritis, setiap orang bisa menjadi "penambang" di jaringan blockchain. Pemrosesan Bitcoin mengamankan transaksi dengan menambahkan transaksi baru (atau blok) ke rantai dan menyimpannya dalam antrian.
Rangkaian data yang tidak dapat diubah
Transaksi Bitcoin antara Tuan X dan Nyonya Y akhirnya dimasukkan dalam buku besar, di mana semua transaksi dikonfirmasi sebagai blok. Saat setiap blok memasuki sistem, semua pengguna diberi tahu tentang setiap transaksi. Siapa yang telah mengirim berapa banyak Bitcoin kepada siapa, identitas mereka tetap anonim. Setelah dikonfirmasi, transaksi tidak dapat dibatalkan oleh siapa pun.
Penambangan kontroversial Bitcoin
Penambang menghasilkan Bitcoin baru saat mereka memproses transaksi. Setelah diselesaikan, blok baru ditambahkan ke rantai dan penambang diberi hadiah Bitcoin. Cina adalah penambang terbesar di jaringan Bitcoin. Biaya listrik yang murah memberikannya keunggulan atas penambang saingan, terutama dari AS, Rusia, Iran, dan Malaysia.
Bitcoin yang haus energi
Jaringan Bitcoin mengonsumsi energi dalam jumlah besar, sekitar 120 terawatt jam daya per tahun. Indeks Konsumsi Listrik Bitcoin dari Universitas Cambridge, menghitung bahwa cryptocurrency membutuhkan lebih banyak energi dibanding masing-masing negara yang ditunjukkan dengan warna biru pada peta di atas. (Grafik: Per Sander
Teks: Gudrun Haupt/ha/ hp)
11 foto1 | 11
PBB mendorong kerja sama lintas batas
UNODC telah bekerja sama dengan pemerintah dan lembaga penegak hukum di kawasan ini dalam sebuah inisiatif multilateral. Kerja sama ini mencakup operasi bersama, berbagi intelijen, serta program pengembangan kapasitas.
"Di masa lalu, negara-negara di kawasan ini tidak melihat (pusat-pusat penipuan) sebagai prioritas bersama," kata pejabat PBB Hofmann. "Hal ini mulai berubah."
Namun Pytlak dari Stimson Center memperingatkan bahwa ASEAN hanyalah "blok kerja sama dengan negara-negara yang memiliki otonomi di bawahnya."
"Ini berarti bahwa blok ini hanya memiliki sedikit pengaruh terhadap isu-isu yang berkaitan dengan pusat penipuan, terutama yurisdiksi atau penegakan hukum," katanya.
Meski begitu, di sisi lain Pytlak menambahkan bahwa AS dan Kanada mulai berminat untuk bekerja sama dengan Asia Tenggara untuk melawan sindikat penipuan, dikarenakan banyaknya korban penipuan online yang tinggal di negara-negara Barat.
* Pada Maret 2025, Institut Perdamaian AS (USIP) yang didirikan oleh kongres telah ditutup oleh pemerintahan Trump dan situs webnya dihapus. Laporan dan penelitian USIP yang disebutkan dalam artikel ini diakses melalui platform pengarsipan web.
Artikel ini terbit pertama kali dalam bahasa Inggris