1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Sisi Gelap Teknologi Kacamata Pintar

01:06

This browser does not support the video element.

9 April 2026

Kacamata pintar makin populer, tapi juga makin kontroversial. Para kritikus memperingatkan bahwa penyalahgunaan dan perekaman tanpa izin berkembang lebih cepat melampaui perlindungan privasi.

Bayangkan kamu lagi berjalan santai, lalu tanpa sadar seseorang merekammu diam-diam dengan sesuatu yang terlihat seperti kacamata hitam biasa. Tidak lama, videomu muncul di media sosial, viral, tanpa izin.

Fenomena ini nyata terjadi lewat kacamata pintar buatan Meta. Dilengkapi kamera dan fitur canggih seperti panggilan hands-free hingga terjemahan instan, perangkat ini justru mulai disalahgunakan. Salah satunya untuk merekam perempuan tanpa persetujuan, lalu mengunggahnya demi likes dan komentar. Banyak korban bahkan tidak tahu mereka direkam.

Meta menyatakan bahwa perangkat ini dilengkapi lampu LED sebagai indikator saat kamera sedang aktif. Namun, kritik bermunculan. Banyak orang tidak menyadari keberadaan lampu kecil tersebut, dan bahkan beredar tutorial yang menunjukkan cara menyamarkan atau menonaktifkannya.

Secara hukum, merekam di ruang publik memang tidak selalu ilegal. Tapi mengunggah tanpa izin, apalagi untuk keuntungan menimbulkan persoalan etika dan hukum serius.

Di era teknologi yang semakin canggih, batas antara ruang publik dan privasi menjadi semakin kabur. Karena itu, penting untuk tetap waspada. Jika kamu merasa menjadi korban, segera laporkan konten dan akun terkait ke platform yang bersangkutan, serta cari tahu langkah hukum yang bisa diambil di negaramu.

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait