Andrew Mountbatten-Windsor, yang dulu dikenal sebagai Pangeran Andrew, tampaknya menjadi anggota keluarga pertama kerajaan Inggris yang ditangkap polisi terkait kasus Jeffrey Epstein.
Andrew Mountbatten-Windsor telah dicabut gelar kerajaannya karena memiliki hubungan dengan Jeffrey EpsteinFoto: Phil Noble/REUTERS
Iklan
Meski polisi Inggris belum menyebut nama secara resmi, Andrew Mountbatten-Windsor secara luas diberitakan ditangkap pada Kamis (19/02) pagi waktu setempat.
Kepolisian Thames Valley menyatakan bahwa penangkapan tersebut dilakukan atas "dugaan penyalahgunaan jabatan publik,” sebuah common law offense, yaitu tindak kejahatan yang dibentuk melalui preseden hukum dan kebiasaan, bukan melalui undang-undang formal.
Pada Kamis (19/02) sore waktu setempat, polisi mengatakan Andrew telah "dibebaskan sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut.”
Meski dugaan pelanggaran belum dijelaskan secara rinci, Mountbatten-Windsor, yang dulu dikenal sebagai Pangeran Andrew, telah lama dikaitkan dengan terpidana pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein, yang kini telah meninggal.
Berkas terbaru Epstein Files berisi banyak e-mail dari seseorang yang menggunakan alamat dengan inisial "A” atau "The Duke.”
Iklan
Tidak lagi jadi pangeran
Meski Andrew selalu membantah melakukan kesalahan terkait Epstein, kakaknya, Raja Charles, secara resmi mencabut gelar kerajaan Andrew pada November 2025 karena hubungan keduanya. Gelar militernya serta gelar His Royal Highness (HRH) sudah lebih dulu dicabut pada 2022.
Keputusan tahun 2025 itu muncul tak lama setelah memoar mendiang Virginia Giuffre dirilis pada Oktober lalu.
Giuffre merupakan salah satu orang yang paling vokal menuduh Epstein dan mengeklaim bahwa Epstein memperdagangkannya kepada Andrew. Mantan pangeran itu menyelesaikan gugatan perdata dengan Giuffre pada 2022, dengan membayar sejumlah besar uang kepada Giuffre dan yayasannya tanpa mengakui kesalahan.
Virginia Giuffre menuduh Pangeran Andrew dan Jeffrey Epstein secara terbuka dan meninggal karena bunuh diri pada Agustus 2025Foto: Emily Michot/ZUMA/picture alliance
Keputusan raja mencabut gelarnya juga membuat Andrew harus meninggalkan kediamannya yang dimiliki kerajaan, sebuah rumah dengan 30 kamar di Windsor tempat ia tinggal lebih dari 20 tahun. Ia pun pindah ke Marsh Farm, di sebuah rumah yang jauh lebih kecil di dalam kawasan pribadi Sandringham milik raja di Norfolk.
Menurut media Inggris, di tempat inilah penangkapannya dilakukan.
Mantan pewaris takhta Kerajaan Inggris
Andrew Albert Christian Edward Mountbatten-Windsor adalah anak ketiga Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip, lahir tahun 1960.
Ia awalnya berada di urutan kedua pewaris takhta setelah kakaknya, Charles. Meskipun sudah kehilangan gelarnya (sebelumnya juga dikenal sebagai Duke of York), secara teknis ia masih berada di urutan kedelapan dalam garis suksesi, setelah Pangeran William, Pangeran Harry, dan anak‑anak mereka. Namun, kemungkinan Andrew naik takhta dianggap nyaris mustahil.
Potret Kehidupan Sang Ratu Elizabeth II
Raja terlama kedua dalam sejarah setelah Louis XIV, Ratu Elizabeth II mangkat pada usia 96 tahun. Berikut catatan kehidupan sang Ratu.
Foto: Kirsty O'Connor/empics/picture alliance
Kepergian Elizabeth II
“Kesedihan adalah harga yang kita bayar untuk cinta,” itulah salah satu perkataan Ratu Elizabeth II. Sekarang dunia berduka untuknya, Ratu Inggris Raya dan Irlandia Utara meninggal pada Kamis (08/09) setelah 70 tahun berdaulat. Elizabeth II melintasi ragam sejarah mulai dari kehancuran imperium Inggris, menunjuk 15 perdana menteri, dan melewati berbagai masa sulit dalam keluarga kerajaan.
Foto: Michael Ukas/Getty Images
Sang Ratu saat berusia 25 Tahun
Raja Inggris Raya George VI meninggal pada 6 Februari 1952. Putrinya yang berusia 25 tahun, Elizabeth, tengah melakukan lawatan ketika itu dan menerima berita duka di Kenya. Dia tidak punya waktu untuk berkabung dalam diam, sekarang Elizabeth adalah Ratu. Dia dilantik sebagai raja hampir satu setengah tahun kemudian, pada Juni 1953 di Westminster Abbey London, yang menjadi Gereja Para Raja.
Foto: picture-alliance/dpa
Persiapan untuk perannya di masa depan
Elizabeth Alexandra Mary lahir di London pada 21 April 1926, adalah anak pertama dari Duke dan Duchess of York. Ayahnya, George VI naik takhta Inggris pada 1936, menjadikan putri sulungnya sebagai pewaris takhta. Selama bertahun-tahun, dia secara sistematis dipersiapkan untuk perannya di masa depan.
Foto: picture-alliance/United Archives/TopFoto
Ratu dan perannya sebagai ibu
Pada November 1947, Elizabeth menikah dengan Pangeran Philip dari Yunani, yang lima tahun lebih tua darinya dan keturunan Jerman. Putra pertamanya, Charles lahir pada tahun berikutnya, diikuti dua tahun kemudian oleh putri pertama pasangan itu, Anne. Secara keseluruhan, Elizabeth memiliki empat anak, Andrew lahir pada tahun 1960 dan Edward pada tahun 1964.
Foto: picture-alliance/akg-images
Ratu di hati rakyat?
Tahun 2022, perayaan Platinum Jubilee menandai 70 tahun pengabdian Ratu Elizabeth II kepada rakyat. Dia dihormati dan dipuja, populer, dan disukai. Namun, dia bukan Ratu di hati rakyat, sebutan itu adalah nama panggilan yang kemudian diberikan kepada anggota keluarga kerajaan lainnya.
Foto: Paul Grover/REUTERS
Tahun-tahun yang sulit
Bagi banyak orang di Inggris, Lady Diana, mendiang istri Pangeran Charles saat itu, dan menantu perempuan raja, adalah Ratu di hati rakyat. Pernikahan dengan pewaris takhta akhirnya berujung bercerai pada 1995. Ketika Diana meninggal dalam kecelakaan mobil dua tahun kemudian, reaksi Ratu Elizabeth II yang agak dingin memicu kritik publik yang sengit.
Foto: Ryan Remiorz/empics/picture alliance
Pernikahan bak di negeri dongeng
Putra sulung Diana, Pangeran William, menikahi Kate Middleton pada April 2011, dan jutaan orang merayakan pesta itu. Kabarnya, Ratu Elizabeth II memberi Kate beberapa tips sebelum pertunangan, dan cucu menantunya dengan cepat mengambil peran besar di tengah keluarga kerajaan. Kate juga dianggap mampu menyenangkan Ratu dengan pernikahan yang bahagia dan tiga cicit.
Foto: dapd
Cucu pemberontak
Putra bungsu Diana, Pangeran Harry, menikah dengan aktris AS, Meghan Markle, pada 2018, dan Ratu Elizabeth II memberinya restu. Namun, kehidupan kerajaan tidak cocok untuk pasangan itu. Dalam wawancara dengan Oprah Winfrey, keduanya berbicara secara terbuka tentang kesulitan mereka dengan institusi monarki. Pasangan itu akhirnya mengucapkan selamat tinggal pada kehidupan kerajaan dan pindah ke AS.
Foto: Harpo Productions/Joe Pugliese/REUTERS
Hidup dalam sorotan
Mahkota bisa menjadi beban karena disertai dengan tanggung jawab besar. Menjadi monarki juga berarti kehidupan di bawah pengawasan publik yang permanen. Masalah keluarga, perceraian, kematian, skandal telah dilalui oleh Elizabeth. Ia mengatasinya dengan caranya sendiri yang tenang. Itulah yang disukai kebanyakan orang di Inggris tentang sang Ratu.
Foto: picture-alliance/dpa
Monarki untuk 15 negara persemakmuran
Dia menunjuk 11 pria dan 3 perempuan sebagai perdana menteri Inggris, yang terakhir adalah Liz Truss pada September 2022. Sebagai Kepala Monarki Konstitusional, selain Inggris, Elizabeth memiliki fungsi simbolis di 14 wilayah persemakmuran, yang meliputi Australia, Kanada, Jamaika, dan Selandia Baru.
Foto: Jane Barlow/REUTERS
Takhta yang bermartabat
Pada tahun 1952, Elizabeth mengatakan penobatannya seharusnya tidak menjadi tanda kekuasaan dan kebesaran masa lalu, melainkan ekspresi harapan selama bertahun-tahun dia akan diizinkan untuk melayani dan memerintah dengan kasih karunia Tuhan. Beberapa dekade kemudian, dia adalah kepala negara terlama di dunia.
Foto: picture-alliance/dpa/UPpa camera press/rota
'Pembela iman' dan ikon fesyen
Gelar lengkapnya adalah Elizabeth II, yang oleh Rahmat Tuhan menjadi Ratu dari Kerajaan Bersatu Britania Raya dan Irlandia Utara serta wilayah lainnya, Kepala Persemakmuran, Pembela Iman. Ia juga dikenal dengan setelan rok monokrom dan topi yang serasi.
Foto: picture-alliance/dpa
Duka mendalam
Pada April 2021, suami Ratu Elizabeth, Pangeran Philip, meninggal dua bulan sebelum ulang tahunnya yang ke-100. Mereka menikah selama 73 tahun dan menavigasi segala macam krisis, termasuk krisis perkawinan. Namun, kehilangan suami dan pendampingnya tidak menghalangi Ratu dari tugasnya dan dia terus menjabat sebagai kepala negara.
Foto: Victoria Jones/REUTERS
Selamat tinggal, Ratuku
Dunia mengucapkan selamat tinggal kepada Elizabeth II, Ratu Inggris selama hampir tujuh dekade, ibu dari empat anak, salah satu tokoh penentu abad ke-20 dan saat ini. Takhta penguasa Inggris kini akan diambil oleh putranya, Raja Charles III.
Foto: Getty Images/C. Jackson - WPA Pool
14 foto1 | 14
Seperti banyak anggota kerajaan, Andrew masuk militer, dalam hal ini Angkatan Laut Inggris pada 1978, dan kemudian bertugas di Perang Falklands pada 1982. Pada masa itulah media Inggris menjulukinya "Randy Andy” karena banyaknya hubungan asmara yang dikabarkan.
Ia diyakini sebagai anak kesayangan mendiang Ratu Elizabeth II, yang terlihat dari gaya hidupnya yang glamor.
Ia menikah dengan Sarah Ferguson pada 1986 dalam resepsi besar yang ditonton sekitar 500 juta orang di televisi dan dihadiri berbagai selebritas.
Mereka memiliki dua putri, Beatrice dan Eugenie, dan berpisah pada 1992. Ferguson juga memiliki beberapa hubungan dengan Epstein, bahkan mengakui pernah menerima uang dari Epstein sejak 2011.
Pernikahan Pangeran Andrew dan Sarah Ferguson adalah sebuah peristiwa budaya global, tetapi berakhir dengan perceraianFoto: PA/empics/picture alliance
Deretan skandal yang melibatkan Andrew
Skandal terbesar tentu adalah hubungannya dengan Epstein. Andrew diperkenalkan kepada Epstein oleh Ghislaine Maxwell, dan sejak itu Epstein kerap menghadiri berbagai acara di properti Kerajaan Inggris.
Tuduhan Giuffre membuat reputasi Andrew merosot tajam, diperburuk oleh wawancara aneh dan kontroversial di program Newsnight BBC tahun 2019, ketika ia mengaku tidak ingat pernah bertemu Giuffre dan bahkan mengeklaim bahwa ia "tidak pernah berkeringat.” Tahun itu ia mundur dari tugas publik, diikuti pencabutan gelar dan hak-hak kerajaan secara bertahap.
Hubungan Andrew Mountbatten-Windsor dengan Jeffrey Epstein dan Ghislaine Maxwell sudah berlangsung lamaFoto: House Oversight Committee/Captital Pictures/picture alliance
Sebelumnya, pada 2011 ia mundur dari posisinya sebagai Utusan Khusus Inggris untuk Perdagangan dan Investasi Internasional setelah disorot soal pembelanjaan serta hubungannya dengan tokoh-tokoh kontroversial dari Libya, Arab Saudi, dan awal keterlibatannya dengan Epstein. Namun, ia tetap menjalankan tugas resmi untuk Ratu Elizabeth II hingga 2019.
Hubungannya dengan seorang terduga mata-mata Cina terungkap dalam dokumen pengadilan tahun 2024, dan petugas keamanan disebut khawatir atas pengaruh pria tersebut terhadap Andrew.
Di sisi lain, peristiwa seperti ini belum pernah terjadi dalam sejarah keluarga kerajaan modern, terutama di lingkungan House of Windsor.
Anne, kakak Andrew, menjadi anggota keluarga kerajaan pertama yang dihukum karena tindak pidana pada 2002, ketika ia mengaku bersalah melanggar Undang‑Undang Anjing Berbahaya.
Satu-satunya yang memiliki kekebalan hukum adalah raja yang berkuasa, saat ini Raja Charles, yang berarti ia tidak dapat dituntut secara pidana. Untuk saat ini, Andrew belum menghadapi tuntutan apa pun, meski sebelumnya disebut berada dalam tahanan.
Artikel ini terbit pertama kali dalam bahasa Inggris