Somalia Batalkan Larangan Siaran
17 Januari 2007Iklan
MOGADISHU: Somalia mencabut kembali keputusan penutupan stasiun radio dan televisi. Hari Senin (15/01) lalu, dua stasiun radio swasta independen terbesar dan biro perwakilan televisi Al Jazeera dilarang mengudara. Pemerintah transisi Somalia beralasan, langkah itu dilakukan karena stasiun radio dan televisi itu menyiarkan berita yang salah dan dituduh dekat dengan kelompok milisi Islam. Penutupan stasiun radio dan televisi itu dikecam dunia internasional. Sementara itu dari Afrika Selatan dilaporkan, Presiden Thabo Mbeki sedang menjajaki kemungkinan keikutsertaan tentaranya dalam pasukan perdamaian, untuk mencegah meluasnya perang saudara di Somalia.
