Di tengah kenaikan harga real estat, Perdana Menteri Spanyol ingin kenakan pajak 100% atas properti yang dibeli oleh spekulan asing.
Harga rumah rata-rata di Spanyol meningkat dua kali lipat selama dekade terakhirFoto: Frank Fell/robertharding/picture alliance
Iklan
Pasar real estat Spanyol sedang mengalami ledakan besar. Dalam sembilan bulan pertama tahun 2024, harga properti naik rata-rata 9%, menurut Indeks Harga Rumah dari badan statistik INE.
Rata-rata harga properti telah berlipat ganda selama dekade terakhir, menandai pemulihan yang sangat disambut baik setelah keruntuhan perbankan dan real estat dalam krisis keuangan 2008-2009.
Krisis saat itu yang dipicu oleh pembangunan berlebihan dan spekulasi properti selama bertahun-tahun ini memengaruhi Spanyol dan memaksa negara itu mencari dana talangan €100 miliar (sekitar Rp1,6 kuadriliun) dari Uni Eropa (UE) untuk menstabilkan sektor perbankan.
Ayo berlangganan gratis newsletter mingguan Wednesday Bite. Recharge pengetahuanmu di tengah minggu, biar topik obrolan makin seru!
Sekarang, lonjakan harga rumah dan sewa memicu kembali kekhawatiran atas keterjangkauan harga hunian. Sebuah laporan Juli lalu oleh platform real estat Idealista mengungkapkan bahwa harga sewa di Madrid dan Barcelona melonjak masing-masing sebesar 25% dan 33% selama lima tahun terakhir.
Masalah ini kemudian dipolitisasi, memicu keresahan publik dan protes massa di seluruh kota besar Spanyol. Perdana Menteri Pedro Sanchez pun mengusulkan tindakan kontroversial: pajak 100% atas pembelian properti oleh warga negara non-UE tanpa tempat tinggal di Spanyol. Sanchez berpendapat kebijakan ini akan mengekang spekulasi di pasar real estat.
Harga properti dipengaruhi spekulan?
Namun, para kritikus mempertanyakan apakah langkah tersebut akan mengatasi kekurangan perumahan di Spanyol atau meningkatkan keterjangkauan harga rumah bagi penduduk setempat karena kecilnya jumlah spekulan.
Mark Stücklin, yang mengelola situs web Spanish Property Insight, mengatakan "tidak ada spekulan di pasar properti Spanyol." Mengutip biaya transaksi yang tinggi, birokrasi, dan kendala lain yang dihadapi pembeli properti, Stücklin mengatakan kepada DW: "Anda tidak dapat menghasilkan uang dari properti di Spanyol ."
Bahkan di tengah pandemi COVID-19, Mallorca tetap menjadi salah satu pilihan teratas wisata musim panas di Eropa. Terutama bagi orang Jerman yang menyukai pulau yang berada di Spanyol ini. Mengapa demikian?
Foto: picture-alliance/dpa/T. Reiner
Liburan musim panas terbaik
Berada di 500 kilometer dari garis pantai, teluk-teluk sepi seperti Cala Formentor menjadikan pulau Balearic sebagai pilihan favorit. Mallorca menawarkan akomodasi bagi setiap kalangan dengan harga bervariasi, mulai dari pelancong biasa hingga selebriti. Anda pun bisa sampai di sana dengan cepat dan murah, yaitu terbang dari Frankfurt selama 2,5 jam.
Foto: picture-alliance/imageBROKER/D. Schoenen
Kerinduan akan matahari, laut, dan alam
Pada awal abad ke-20, sebagian besar turis berasal dari daratan Spanyol dan Inggris. Mereka mencari nuansa romansa, namun pantai Mallorca sebagian besar saat itu masih belum berkembang, seperti Calvià dan Alcúdia (foto). Pada tahun 1935, tercatat 50.000 wisatawan berlibur di sini.
Foto: picture-alliance/dpa/N. Schmidt
Ballermann
Pada awal tahun 80-an, pantai El Arenal berubah menjadi pusat tempat berpesta di Mallorca. Turis asal Jerman, Inggris, dan Skandinavia datang ke sini untuk berpesta. "Ballermann 6" berubah menjadi tempat pesta pora minuman beralkohol bagi turis Jerman. "Ballerman" berasal dari "Balnearia," nama untuk kios pantai, yang didirikan pada jarak 500 meter dan diberi nomor dari 1 hingga 15.
Foto: picture-alliance/dpa/H. Ossinger
Palma: Kota kaya budaya dengan pantai cantik
Sebuah katedral berusia 400 tahun menjadi ikon ibu kota pulau Palma dan menjadi tempat yang paling banyak dikunjungi. Hingga sebelum pandemi corona ini, sebanyak 400.000 penduduk harus bercengkrama dengan jumlah wisatawan yang membludak, yang dibawa oleh kapal-kapal pesiar yang berlabuh di daerah. Pada 2019, lebih dari 7 juta wisatawan asing menginap di Mallorca.
Foto: picture-alliance/ZB/J. Kalaene
Keindahan gunung menanti
Mereka yang menyukai tantangan pasti tertarik mengunjungi pegunungan Tramuntana dengan ketinggian 1.000 mdpl. Para pesepeda dapat menemukan jalur yang menakjubkan, seperti di Cap Formentor. Mereka juga bisa melintasi tebing curam melewati gunung.
Foto: picture-alliance/imageBROKER/N. Eisele-Hein
Surga olahraga air
Tidak lengkap rasanya jika tidak merasakan indahnya wisata air Mallorca. Mereka yang tidak mampu membeli kapal pesiar setidaknya dapat menikmati pelayaran romantis seperti di Cala Figuera, Porto Colom, atau Port Sollér. Pada masa lalu, jeruk yang ditanam di pegunungan Mallorquin dikirim ke Prancis melalui pelabuhan Soller.
Foto: picture-alliance/dpa/J. Tack
Finca, alternatif selain hotel
Mereka yang ingin melarikan diri dari keramaian dan hiruk pikuk pantai dapat menyewa sebuah finca, sebuah hunian di kawasan pedesaan dengan semua fasilitas lengkap. Di sini, relaksasi dimulai dengan sendirinya. Di Mallorca, setiap orang dapat menemukan tempat favorit mereka. Buktinya, dalam setahun 4 juta turis Jerman berkunjung ke sini.(Ed: ha/rap)
Penulis: Anne Termeche
Biaya transaksi itu biasanya 10-15% dari harga pembelian, sementara besaran Pajak Keuntungan Modal hingga 24% atas setiap keuntungan dibayarkan saat rumah dijual. Spanyol juga terkenal dengan catatan perencanaan yang ketinggalan zaman, dengan banyaknya properti tidak terdaftar dan modifikasi ilegal pada sejumlah properti. Masalah ini bisa menyebabkan sengketa hukum rumit yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk diselesaikan.
Iklan
Pembeli asing menaikkan harga properti
Meskipun jumlah spekulan mungkin tidak besar, permintaan properti Spanyol dari orang asing telah meningkat tajam sejak pandemi COVID-19, menurut laporan oleh pemberi pinjaman terbesar ketiga di Spanyol, Caixa Bank.
Hampir seperlima rumah yang terjual dalam 12 bulan menjelang akhir kuartal ketiga tahun 2024 dibeli oleh orang asing - total 125.857 properti, kata laporan itu, mengutip data dari Kementerian Perumahan dan Agenda Perkotaan (MIVAU).
"Tidak diragukan lagi bahwa permintaan asing adalah pilar mendasar dalam menjelaskan kekuatan permintaan perumahan," kata ekonom utama Caixa Bank Judit Montoriol Garriga. "Sebagian besar permintaan ini berasal dari orang asing yang tinggal di Spanyol, yang jumlahnya telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir dengan masuknya imigran ke negara kita."
Kota-kota Eropa seperti Amsterdam dan Roma, yang kaya akan arsitektur dan budaya, begitu menarik bagi banyak wisatawan mancanegara. Namun itu justru membuat penduduk setempat menderita, akibat pariwisata berlebihan.
Foto: Grgo Jelavic/PIXSELL/picture alliance
Venesia
Venesia adalah salah satu kota terindah di Eropa. Sayangnya, keindahan ini sekarang justru merugikannya! Jutaan turis membanjiri kota di Italia ini setiap tahun, membuat penduduk lokal sangat kewalahan. Pemerintah kota bahkan menetapkan biaya masuk bagi wisatawan harian, yang di antaranya turun dari kapal-kapal pesiar mewah. Gerakan protes anti-turis juga muncul dalam beberapa tahun terakhir.
Foto: Vandeville Eric/abaca/picture alliance
Florence
Kota Florence di Italia sangat diminati para wisatawan karena arsitektur Renaissance yang begitu indah, hingga museum berkelas dunia. Sisi negatifnya, turis akan sangat sulit bertemu dengan penduduk setempat, karena sebagian besar bagian dalam kota dibanjiri para wisatawan. Pihak berwenang dan warga Florence menentang “overtourism” atau pariwisata berlebihan.
Foto: Daniel Kalker/picture alliance
Roma
Momen paling langka untuk dapat menikmati Spanish Steps (foto) di Roma hanya untuk diri sendiri. Banyaknya atraksi sejarah dan budaya di ibu kota Italia ini membuatnya menjadi magnet pariwisata. Pada 2019 bahkan tercatat sekitar 26 juta turis yang bermalam. Pihak berwenang sampai harus membatasi akses ke Trevi Fountain dan tidak mengizinkan orang untuk duduk-duduk lagi di Spanish Steps.
Mulai dari mencicipi bir Ceko yang terkenal, berjalan-jalan di Jembatan Charles (foto) atau pun sekadar menyerap suasana ibu kota, semua ada di Praha. Meskipun angka pengunjung baru-baru ini lebih rendah karena COVID-19, kota berpenduduk 1,3 juta orang ini telah dikunjungi sekitar tujuh hingga delapan juta turis per tahun sebelum pandemi. Banyak warga lokal yang merasa bosan melihat lautan turis.
Foto: Emin Sansar/AA/picture alliance
Dubrovnik
Dubrovnik telah menjadi tuan rumah bagi serial televisi "Game of Thrones". Kota tuanya yang indah yang diakui UNESCO memang sangat istimewa. Namun selama bertahun-tahun, para turis terus membanjiri kota kecil ini, bahkan meningkat tajam dari 500.000 orang pada tahun 2011 menjadi 1,5 juta pada tahun 2019. Pihak berwenang telah mempertimbangkan untuk membatasi akses ke pusat bersejarahnya.
Foto: Grgo Jelavic/PIXSELL/picture alliance
Amsterdam
Atas reputasinya sebagai surga bagi para hedonis, banyak warga Amsterdam mengeluhkan banyaknya gerombolan turis yang menyumbat jalanan kota. Tak sedikit yang merasa kualitas kehidupan mereka menurun. Pemerintah Amsterdam pun mulai melarang konsumsi alkohol di daerah-daerah tertentu dan berencana melakukan hal yang sama dengan ganja. Sekitar 18 juta turis diperkirakan akan datang pada tahun 2023.
Foto: Jochen Tack/picture alliance
Barcelona
Pada tahun 2019, Barcelona memecahkan rekor dengan 12 juta pengunjung per tahun, meskipun populasinya hanya 1,6 juta orang. Walaupun angkanya menurun akibat pandemi COVID-19, banyak warga yang muak dengan pariwisata massal dan dampaknya terhadap struktur perkotaan. Pada tahun 2022, kota di Spanyol ini memberlakukan pembatasan tur berpemandu di pusat kota, serta pembatasan akomodasi dalam kota.
Foto: Daniel Kalker/picture alliance
Lisbon
Sebelum pandemi, sekitar empat sampai enam juta turis datang ke Lisbon setiap tahunnya. Angka yang mengejutkan bagi ibu kota Portugal yang hanya berpenduduk 500.000 orang. Pariwisata berlebihan sangat berpengaruh terhadap sektor perumahan, di mana banyak apartemen diubah menjadi tempat sewaan liburan dan pekerja berupah rendah dipaksa keluar dari distrik populer seperti kawasan Alfama. (kp/hp)
Foto: Hugo Amaral/SOPA Images via ZUMA Press Wire/picture aliance
Populasi di kota-kota pesisir seperti Valencia dan Alicante, serta Madrid dan Barcelona tumbuh pesat tapi ketersediaan properti terbatas. Stücklin mengatakan bahwa kontrol sewa, yang diperkenalkan di Barcelona Maret lalu, membantu "menstabilkan harga tetapi pasokan telah anjlok."
Sampai saat ini, Sri Lanka diyakini sebagai satu-satunya negara yang memberlakukan pajak 100% atas kepemilikan properti asing. Pungutan tersebut secara efektif membunuh minat asing di negara pulau Samudra India itu.
Negara lain memberlakukan tindakan yang tidak terlalu berat. Singapura, misalnya, mengenakan pajak tambahan sebesar 15% kepada pembeli asing, yang selanjutnya ditingkatkan menjadi 60% untuk beberapa jenis properti tahun lalu. Saat ini, pajak tersebut merupakan pajak tertinggi atas kepemilikan properti asing di dunia.
Singapura mengenakan pajak tertinggi di dunia terhadap orang asing yang ingin membeli properti.Foto: Pond5 Images/IMAGO
Hong Kong mengenakan bea meterai tambahan sebesar 15% kepada pembeli asing, sementara Kanada melarang sementara orang asing nonresiden untuk membeli properti hunian, di tengah panasnya pasar properti.
Swiss menerapkan kuota tahunan untuk berapa banyak rumah yang dapat dijual kepada warga negara asing nonresiden. Di Denmark, sebelum membeli, warga negara asing perlu persetujuan pemerintah, yang biasanya hanya diberikan untuk tempat tinggal utama atau properti untuk keperluan bisnis.
"Hari-hari menghasilkan uang dengan cepat dari pembelian properti spekulatif telah berlalu karena peraturan dan pembatasan yang berlaku di banyak pasar ini," kata Kate Everett-Allen, kepala penelitian perumahan Eropa di konsultan real estat Knight Frank yang berbasis di London, kepada DW. Negara lainnya juga kemukinan akan menerapkan peraturan serupa, karena banyak pemerintah menghadapi tingginya utang publik.