Sudan Dukung Pasukan Perdamaian Gabungan
27 Desember 2006New York : Presiden Sudan Omar al Bashir mengkonfirmasi dukungannya bagi pasukan perdamaian gabungan di Darfur yang terdiri dari pasukan Uni Afrika dan PBB. Pada sebuah surat yang ditujukan kepada Sekjen PBB Kofi Annan, Bashir juga menyatakan kesiapan pemerintahannya untuk menjalankan suatu rencana kesepakatan perdamaian. Rencana dengan tiga tahapan ini dirancang setelah Khartum terus menolak penempatan pasukan PBB berjumlah besar di Darfur. Namun para diplomat mengatakan surat tersebut masih berisi banyak hal yang tidak jelas. Konflik yang telah berjalan hampir selama empat tahun ini adalah perang antara kelompok pemberontak etnis minoritas, pasukan pemerintahan dan milisi yang didukung pemerintahan. Selama itu, setidaknya 200 ribu orang telah tewas dan dua juta lainnya harus meninggalkan rumah mereka.
