Suriah Penting Dalam Proses Perdamaian Timur Tengah
3 Desember 2006YERUSALEM : Menteri luar negeri Jerman, Frank-Walter Steinmeier menegaskan pentingnya Suriah dalam pemecahan konflik di Timur Tengah. Pada saat pertemuan dengan menteri luar negeri Israel, Zipi Livni di Yerusalem, Steinmeier mengatakan, amat penting untuk mengikutkan Suriah dalam upaya perdamaian. Steinmeier ditunggu kedatangannya di ibukota Suriah, Damaskus hari Senin ini. Bulan Agustus lalu, Steinmeier membatalkan kunjungan ke Damaskus, gara-gara pernyataan presiden Suriah, Bashar al-Assad, yang menyebutkan Israel adalah musuh. Steinmeier berulangkali menegaskan, Suriah harus mengakui kedaulatan Libanon. PM Libanon Fuad Siniora terus diguncang aksi demonstrasi kekuatan pro-Suriah. Dalam kunjungan di Libanon, Steinmeier menegaskan dukungan Jerman bagi PM Siniora.
