1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Tajuk: Bebasnya Sandera Jerman

11 Oktober 2007

Dua hari sebelum pemungutan suara mengenai perpanjangan mandat tentara Jerman di Afghanistan, Rudolf Blechschmidt dibebaskan penculiknya.

Rudolf Blechschmidt dalam video pencuiliknya
Rudolf Blechschmidt dalam video pencuiliknyaFoto: AP/Tolo TV

Insinyur berusia 62 tahun itu diculik tanggal 18 Juli lalu bersama seorang rekannya, yang beberapa hari kemudian ditembak oleh para penyandera. Komentar Christoph Heinzle:

Tentunya kegembiraan saat ini cukup besar. Setelah 12 minggu, drama penyanderaan berakhir dengan melegakan. Itu adalah masa penyanderaan terlama terhadap seorang warga asing di Afghanistan.
Juga merupakan kabar baik, bahwa Rudolf Blechschmidt relatif bisa mengatasi masa penyanderaannya, bahwa pembebasan tidak perlu dilakukan dengan kekerasan atau negosiasinya gagal, dan bahwa penyerahan dirinya berjalan mulus. Semua ini adalah berkat kepekaan para jururunding.
Walaupun beberapa kali rencana penyerahan pernah gagal, walaupun tekanan dari Jerman terus bertambah, para jururunding itu terus berusaha dengan diam-diam. Kesabaran itu membawa hikmah.
Tetapi berapa besar imbalan bagi pembebasan ini? Pemerintah Afghanistan membebaskan sejumlah anggota kelompok penyandera, yang ditahan dalam minggu-minggu belakangan ini. Kemungkinan juga dibayarkan uang tebusan. Inilah yang terus jadi tema pembicaraan.
Uang dan pembebasan tahanan kemungkinan besar membuat pihak yang mau ikut-ikutan tidak gentar. Walaupun jumlahnya kecil, dan juga bukan berasal dari pemerintah Afghanistan atau pemerintah Jerman. Juga, walaupun penahanan terhadap anggota mereka dilakukan setelah terjadinya penyanderaan.
Memang sikap mengalah mungkin tidak baik. Tetapi siapa yang mau bertanggung jawab bila Rudolf Blechschmidt dibunuh, karena tuntutan penyandera tidak dipenuhi? Siapa yang mau memberikan lampu hijau untuk menjadikan kasus penyanderaan warga Jerman sebagai contoh, dan pihak yang berwenang tetap bersikap keras?
Baik pemerintah Afghanistan maupun pemerintah Jerman nampaknya tidak mau. Apalagi mengingat akan dilakukannya perdebatan kontroversial di Jerman mengenai penugasan militer di Afghanistan.
Jadi bagaimana kelanjutannya? Penyanderaan akan terjadi lagi, karena menguntungkan pelakunya, apakah itu bermotifkan uang atau politik. Tapi terutama, karena itu relatif mudah dilakukan di Afghanistan.
Enam tahun setelah Taliban digulingkan di banyak wilayah Afghanistan belum ada aparat pemerintahan yang berfungsi, dapat diandalkan dan efisien. Militernya masih dalam tahap pembinaan dan kewalahan untuk bertempur dengan pemberontak. Kondisi aparat kepolisian masih sangat buruk sehingga tidak mampu menjaga keamanan di banyak daerah.
Dalam hal ini Jerman ikut bertanggungjawab, karena sebagai negara yang hendak membina sektor kepolisian Afghanistan, selama ini bekerja terlalu sedikit dan terlalu lamban. Siapa yang hendak membuat Afghanistan menjadi aman bagi orang asing dan bagi warga Afghanistan sendiri, harus punya keinginan politik yang lebih besar, lebih berperan, dan menyediakan lebih banyak uang bagi pembangunan kembali negara itu dan tetap tegar walaupun terjadi tindak kekerasan terhadap warganya.
Pembebasan Rudolf Blechschmidt merupakan sinyal positif, yang hendaknya diikuti dengan tekad yang lebih mantap di tingkat politik bagi Afghanistan.