1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Tanaman Mars Aman buat Dimakan

24 Juni 2016

Ilmuwan Belanda sukses memanen sayuran yang ditanam dengan tanah serupa di permukaan Mars. Terobosan tersebut semakin membua peluang misi berawak manusia ke planet merah tersebut

Mars One Projekt
Foto: Bryan Versteeg/Mars One

Sebuah terobosan teranyar semakin membuka peluang bagi manusia buat menghuni planet asing. Baru-baru ini ilmuwan Belanda menemukan empat jenis sayur dan serealia yang ditanam di tanah serupa di permukaan Mars aman untuk dimakan.

Hasil panen berupa lobak merah, kacang polong, tomat dan gandum itu dinyatakan tidak mengandung elemen beracun logam berat "dalam level yang berbahaya," tulis tim peneliti dari Universitas Wageningen di Belanda.

"Hasil luar biasa ini sangat menjanjikan," tutur peneliti senior Wieger Wamelink. "Kita bisa makan lobak, kacang polong, gandum dan tomat dan saya penasaran rasanya seperti apa." Menggunakan tanah serupa di Mars yang dikembangkan oleh NASA sejak 2013, tim peneliti di Wageningen berhasil memanen 10 tanaman.

Misi berawak ke Mars nantinya tidak hanya harus disertai dengan pasokan bahan pangan, tetapi juga kemampuan astronot buat bercocok tanam di planet merah tersebut.

Salah satu desain hunian astronot di permukaan planet Mars

Kendati begitu ilmuwan belum menjelaskan apakah tanaman Bumi akan menyerap kandungan tanah Mars yang didominasi logam berat, kadmium, tembaga dan timbal. Uji lanjutan akan dilakukan terhadap enam tanaman yang telah dipanen.

Badan Antariksa AS, NASA, berambisi mengirimkan misi berawak ke Mars dalam 10 atau 15 tahun ke depan. Pun pengusaha teknologi AS, Elon Musk dan perusahaan Belanda Mars One telah mencanangkan misi membangun pemukiman manusia di Mars.

"Sangat penting menguji sebanyak mungkin tanaman, untuk memastikan bahwa penghuni Mars nantinya mendapat berbagai jenis sumber makanan," kata Wamelink.

rzn/hp (afp,ap)