Teleskop Euclid milik Badan Antarika Eropa, ESA, sudah berhasil memetakan struktur tersembunyi alam semesta dengan detail yang luar biasa. Dalam pengamatan perdananya, misi yang diluncurkan tahun 2023 lalu itu memotret sebanyak 11 juta galaksi, dan sekaligus menemukan fenomena cincin Einstein yang terkenal langka.
Sejauh ini hanya secercah cahaya. Tapi satu pindaian ini sudah mengungkap sangat banyak: Yaitu 11 juta galaksi.
Ini sebuah sudut yang jauh di alam semesta, yang direkam oleh Euclid, sebuah teleskop ruang angkasa, yang memetakan bagian tergelap jagad raya dengan detail menakjubkan.
Manajer Operasi Pesawat Luar Angkasa ESA, Michael Schmidt menjelaskan, dengan penerbitan data baru ini, merekamenunjukkan bahwa instrumen di bumi yang diandalkan para ilmuwan untuk menganalisis data, berfungsi sebagaimana mestinya.
Euclid sekarang menjadi mesin penemuan yang paling spektakuler. Sekarang kami hanya mengerti sekitar 5% dari alam semesta. Sisanya, yaitu materi gelap dan energi gelap, masih jadi misteri.
Yang jelas kita ketahui, energi gelap membuat semesta melebar lebih cepat, sementara materi gelap mengikat galaksi-galaksi agar tidak terburai, ibaratnya perekat kosmik.
