1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Titah Prabowo ke BRIN: Riset Energi Hijau-Bikin Satelit

25 November 2025

Prabowo memberi pesan khusus ke Kepala BRIN untuk optimalkan riset energi hijau, satelit, hingga drone. Inovasi diminta mendukung program prioritas nasional.

Gedung Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta.
Prabowo meminta BRIN memaksimalkan 8.000 periset di lembaga tersebutFoto: Rachmantunisa/detikcom

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria dan Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian mendapatkan titah khusus dari Presiden Prabowo Subianto. Keduanya dipanggil ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (24/11) siang kemarin.

Dikutip dari unggahan resmi Sekretariat Kabinet, @sekretariat_kabinet, Selasa (25/11), Prabowo menyampaikan beberapa hal. Yang paling utama adalah agar Arif dan Amarulla memanfaatkan para periset yang ada di tanah air dengan maksimal. Saat ini terdapat sekitar 8.000 periset yang berada di bawah BRIN.

Prabowo juga meminta agar Arif dan Amarulla memaksimalkan segala bentuk inovasi dan riset dalam mendukung berbagai program prioritas nasional di berbagai bidang dari teknologi hingga energi.

Pengembangan satelit-energi

Di sektor teknologi, orang nomor satu di Indonesia itu meminta BRIN melakukan pengembangan industri satelit, pesawat amfibi, drone, serta teknologi sanitasi dan filter air.

Lalu di sektor energi, BRIN diminta untuk melakukan riset energi hijau yang terbarukan dan ramah lingkungan. Meliputi riset dan pengembangan produk baterai, green fuel, serta teknologi pengolahan sampah plastik. Setelah itu, di sektor pangan, BRIN diminta melakukan pengembangan varietas unggul padi dan jagung.

Prabowo didampingi beberapa menteri lainnya dalam pertemuan dengan BRIN, seperti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Baca selengkapnya di DetikNews

Titah Prabowo ke Kepala BRIN: Riset Energi Hijau-Bikin Satelit 

 

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait