1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Trump Umumkan "Operasi Tempur Besar" terhadap Iran

00:33

This browser does not support the video element.

Alfi Anadri
28 Februari 2026

Presiden aS donald Trump mengumumkan akan melakukan "operasi tempur besar" terhadap iran.

Pengumuman Donald Trump ini dikeluarkan setelah Israel melancarkan serangan "pencegahan". Sebagai balasan, Iran menembakkan rudal ke Israel dan beberapa pangkalan AS di kawasan tersebut.

Menanggapi eskalasi ini, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di Timur menggambarkannya sebagai "sangat mengkhawatirkan."Von der Leyen menambahkan, "Kami menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri sepenuhnya, melindungi warga sipil, dan menghormati hukum internasional," tulisnya di X. Uni Eropa tetap berkomitmen pada stabilitas dan diplomasi.

Sementara itu, Kedubes RI untuk Iran memastikan belum ada WNI yang merasa terancam imbas adanya serangan rudal Israel dan AS. Presiden Prabowo juga disebut bersedia bertolak menuju Teheran demi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif.

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait