1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Upaya Pembebasan Sandera Jerman Berlanjut

24 Juli 2007

Drama penyanderaan memasuki hari ketujuh. Insinyur Jerman dan rekan kerjanya yang warga Afganistan, masih hidup. Perundingan masih berlanjut. Namun, kesepakatan dengan para penculik, tampaknya belum juga dicapai.

Tentara Jerman di Kabul
Tentara Jerman di KabulFoto: AP

Lokasi para sandera dan penculiknya sudah diketahui, namun perundingan berjalan alot. Dengan perantaraan para tetua suku, berlangsunglah komunikasi antara pihak Jerman dan Afganistan di Kabul dengan para penculik di provinsi Wardak. sekitar 100 kilometer barat daya Kabul.

Foto dari udara yang diambil jet tempur Tornado milik Jerman, diduga ikut membantu identifikasi lokasi penyanderaan. Kelompok penculik berada di lokasi yang sama dengan sandera dan tidak berpindah lagi.

Jet Tornado militer Jerman yang ditempatkan di Masar-i-Sharif, utara Afganistan, sejak April, ditugaskan ISAF ke berbagai wilayah udara Afganistan. Foto-foto yang dihasilkan masuk ke pusat operasi di markas pusat ISAF di Kabul.

Pemimpinnya, Jendral Josef Heinrich dari Jerman menyatakan hari Jumat, ISAF siap mendukung upaya pembebasan sandera.

Ia mengatakan, "Kebanyakan perundingan ini diselesaikan di tataran politik atau yang lainnya, kadang-kadang. Mengingat kami memiliki kapasitas untuk memberi dukungan, dan juga cepat bereaksi jika dibutuhkan, juga memiliki kecakapan yang diperlukan di lapangan. itu poin utamanya."

Tidak diketahui apa tuntutan para penculik. Tampaknya konflik antarsuku memainkan peranan. Dan kelompok-kelompok lokal bersenjata etnis Pastun bisa dipastikan bermotif kriminal, bukan politik.

Tidak ada bukti lebih lanjut bahwa kelompok inti Taliban dibawah kepemimpinan Mullah Omar terlibat dalam penculikan tersebut.

Selama dua hari lebih jurubicara taliban Yusuf Ahmadi menegaskan, pejuang Taliban sudah menghabisi semua sandera. Hari Senin, ia mencocokkan versinya dengan keterangan pemerintah.

Ahmadi mengatakan, satu warga Jerman dan 4 Afganistan masih hidup. Ia juga mengurangi tuntutan terhadap Jerman, menjadi pembebasan 10 pejuang Taliban, karena pemerintah Jerman menolak menarik tentaranya dari Afganistan.

Karena itu, kesepakatan harus dibuat dengan para penculik di Wardak, bukan dengan pemimpin Tapiban dan jurubicaranya Ahmadi. Jika sudah dicapai kesepakatan maka fase terakhir perundingan bisa dimulai, yaitu penyerahan para sandera.

Bantuan selalu datang dari Pasukan perlindungan internasional ISAF . Terakhir 3 pekan lalu dalam pembebasan seorang pengusaha Jerman yang diculik di selatan Afganistan. Kali inipun pasukan internasional itu siap.

Seperti dikatakan Komandan ISAF Jendral Dan McNeill di Kabul, "Kami selalu bersedia membantu para anggota NATO. Karena kami adalah pasukan NATO dan Jerman anggota NATO. Jika dibutuhkan, kami akan memberi bantuan dalam kemampuan kami"