1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Upaya Pendekatan Kembali AS -Rusia

8 Juli 2009

Dua hari Presiden Barack Obama berada di Moskow untuk upaya pendekatan kembali antara Amerika Serikat dengan Rusia. Bersama Presiden Dmitri Medvedev, Obama menyepakati perjanjian lebih lanjut tentang pengurangan senjata.

Pertemuan puncak antara Amerika Serikat dan Rusia di Moskow menjadi sorotan harian Swiss Neue Zürcher Zeitung.

„Obama mengerti politik terhadap Rusia, seperti pendahulunya Bush, sebagai aksi penyeimbangan. Hal itu berarti dalam kepentingan politik praktisnya bekerja sama dengan Moskow, tanpa menutup mata sepenuhnya terhadap pelanggaran luar biasa Rusia di dalam negeri maupun di kawasan negara-negara dekatnya. Sejauh ini tidak mengejutkan bila Obama hanya membahas kediktatoran Rusia di sela-sela pembicaraan dan dengan wajah cerah, ia tampil dengan seorang pimpinan Kremlin, yang kurang dari satu tahun lalu mengeluarkan perintah serangan terhadap sebuah negara tetangganya yang kecil. Tamu Amerika itu hanya sebentar mengulas perbedaan pendapat tentang pengamputasian Georgia itu di depan publik dan dengan sedemikian rupa sehingga tidak menyakiti pihak Rusia. Tapi itu tidak berarti bahwa Obama menunjukkan kelemahannya.“

Sementara harian Perancis Liberation menyorot tema kerusuhan di kawasan Uigur di provinsi Xinjiang Cina

„Beijing terutama menimbulkan kesan kewalahan dengan kejadian di kawasan otonomi di Asia tengah ini. Konfrontasi politik antara warga Uigur, warga minoritas muslim berbahasa Turki yang mendesak kedaulatannya dengan pemerintah pusat di Beijing, sudah ada sejak kawasan itu masuk dalam kekuasaan Cina tahun 1949 pada masa Mao. Warga Uigur yang merupakan warga mayoritas di Xinjiang, namun warga minoritas di Cina, secara periodik dianiaya aparat keamanan. Diskriminasi sudah menjadi jadwal sehari-hari, media diawasi, para anggota kelompok separatis dijebloskan ke penjara. Dan kekayaan ekonomi berada di tangan warga Cina dari etnis Han.

Sementara harian Perancis La Montagne lebih menyorot tema tentang upacara berkabung Michael Jackson.

„Bahkan setelah kematiannya pun Michael Jackson berhasil mencatat rekor. Upacara berkabung yang luar biasa ini mengalahkan upacara berkabung yang pernah digelar untuk mengenang Lady Diana, John Lennon, Elvis Presley atau John Kennedy sekalipun. Lingkup upacara berkabung yang megah ini mungkin cukup mengejutkan. Namun itu mencerminkan seberapa besar mitos Jackson, sang musisi jenius abad ini, yang juga menyentuh para remaja masa kini. Di dunia bisnis pertunjukan dimana tragedi adalah bisnis, kisah kesuksesan Michael Jackson akan tetap berlanjut. Dan DVD sang mendiang akan tetap mencetak dollar secara massal.“

Tentang sikap publik terhadap kematian Michael Jackson Harian Jerman Märkische Oderzeitung berkomentar

„The Wakco Jacko atau si Gila Jacko saat ini tidak lagi mendominasi tema. Kini saatnya pertunjukan perpisahan besar-besaran. Dan beberapa orang yang dulu berada jauh di luar jendela, kini melihat kesempatan untuk menarik perhatian dengan tampil ibarat teman baik sang seniman. Semoga masa-masa ini segera berlalu. Tapi lagu-lagu terbaik Michael Jackson akan tetap abadi sepanjang masa.“

DK/ZR/dpa/AFP