Usaha Membebaskan Dua Sandera Asal Indonesia di Irak
1 Oktober 2004Iklan
JAKARTA:
Pemerintah Indonesia menyiapkan sebuah tim untuk berusaha membebaskan dua perempuan Indonesia yang disandera sebuah kelompok militan di Irak. Demikian diungkapkan Departemen Luar Negeri di Jakarta. Selain itu juga meminta kesediaan mantan Presiden Abdulrahman Wahid , serta tokoh agama lainnya untuk menjadi perantara bagi pembebasannya. Kedua pekerja perempuan asal Indonesia, Risidah bin Anom dan Rafikan binti Aming, disandera bersama enam warga Irak dan dua warga Libanon yang dilaporkan bekerja disebuah perusahaan peralatan listrik. Bulan Agustus lalu, seorang insinyur Indonesia, Fahmi Ahmad, tewas dalam sebuah serangan di kota Mosul, dibagian utara Irak.