1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Usaha Membebaskan Warga Indonesia Yang Disandera di Irak

3 Oktober 2004

JAKARTA:

Pemerintah Indonesia masih mencari konfirmasi mengenai tuntutan yang mengaitkan pembebasan dua tenaga kerja perempuan asal Indonesia di Irak, dengan dibebaskannya Abu Bakar Baasyir yang saat ini ditahan di rutan Cipinang, Jakarta. Demikian diungkapkan Jurubicara Departemen Luar Negeri di Jakarta, Marty Natelegawa. Abu Bakar Baasyir sendiri membantah keterlibatannya, dan mengecam aksi penyanderaan tersebut. Hari Kamis lalu, dua pekerja perempuan Indonesia, Rosidah binti Ahim dan Rafikah binti Nasim diculik sebuah kelompok yang menamakan dirinya tentara Islam Irak, bersama enam warga Irak dan dua warga Libanon. Sampai sekarang masih belum diketahui keberadaannya. Presiden Megawati Sukarnoputer lewat pemancar televisi El-Jazirah menyerukan kepada para penculik agar membebaskan kedua warga Indonesia tersebut.