Anda kenal lagu Hotline Bling milik penyanyi Kanada Drake? Tengok video berikut, dijamin Anda akan menyukai lagu ini dan juga aksi kucing penikmat seni ini.
Foto: Fotolia/Valery Sibrikov
Iklan
Dirilis pada 31 Juli 2015, lagu Hotline Bling berhasil bertengger di tangga lau di berbagai negara, bahkan menduduki posisi 2 di US Billboard Hot 100. Di Amerika saja, sampai November 2015 lagu ini telah terjual sebanyak 1.335.000 kopi.
Kepopuleran lagu ini semakin terangkat dengan munculnya satu video di Vimeo pada 6 November lalu. Video yang diunggah oleh Andrew Ciechanowski ini memperlihatkan seorang pria tengah menikmati Hotline Bling ditemani oleh kucingnya.
Banyak video yang menunjukkan bagaimana orang menujukkan apresiasi dan interprestasi mereka akan lagu Hotline Bling. Tapi video yang kini juga diunggah di YouTube lain daripada yang lain.
Berbaring di atas tempat tidur, dengan ekpresi wajah yang sama seekor kucing dan pria pemiliknya, tengah mendengarkan lagu Hotline Bling. Tidak lama setelah lagu terdengar, kucing dan pemiliknya menganggukkan kepala mereka mengikuti irama lagu secara bersamaan, dan juga masih dengan ekspresi yang sama.
Gerakan keduanya sangat sinkron sehingga banyak juga yang menganggap bahwa si kucing hanyalah sebuah boneka yang digerakkan pria tersebut. Banyak juga yang bertanya, berapa lama keduanya berlatih sampai mampu melakukan gerakan yang persis sama pada momen yang tepat. Di situs web hiburan Reddit muncul juga spekulasi bahwa si pria memberi arahan dengan tangan kirinya agar si kucing menganggukkan kepalanya.
Yang Mungkin Kamu Belum Ketahui tentang Kucing
Kucing merupakan hewan peliharaan favorit di banyak negara. Di Jerman, menurut statistik dari tahun 2024 sekitar 16 juta kucing dipelihara di rumah. Berikut fakta tentang hewan ini.
Foto: imago images/Depositphotos
Maju tergantung kumis
Untuk mengetahui apakah bisa masuk ke dalam lubang atau melewati celah, kucing mendeteksinya dengan kumis. Dan kucing tidak memiliki tulang selangka, sehingga memungkinkan masuk melewati celah selebar kepalanya
Foto: Marco Stepniak/imago
Makanan enak bukan karena lidah
Manusia memiliki sekitar 9000 sensor syaraf perasa pada lidah, sementara kucing hanya miliki 473 sensor. Sedikitnya sensor yang dimiliki, menyebabkan lidah kucing tidak mempunyai kemampuan untuk merasa dengan baik. Untuk mengetahui apakah makanan enak atau tidak, kucing mengandalkan hidungnya.
Foto: furryfritz/Pond5/IMAGO
Keanekaragaman Hidung
Seperti halnya sidik jari manusia, setiap kucing memiliki bentuk hidung yang berbeda.
Foto: Adrianna Borowicz/DW
Untuk Terapi
Dengkuran kucing, yang frekuensinya mencapai 50 Hz, dipercaya bisa membantu kita untuk menurunkan tingkat stres. Menurut satu laporan ilmiah, tekanan darah kita menurun saat mengelus-elus kucing.
Foto: Hanna Sokolova-Stekh/DW/DW
Kekuatan Mata
Dalam keadaan gelap, kemampuan melihat kucing enam kali lebih kuat dibandingkan dengan penglihatan manusia. Kucing hanya memerlukan 1/6 cahaya yang dibutuhkan manusia untuk bisa melihat di malam hari.
Foto: elwynn/Design Pics/IMAGO
Mata Terbesar
Berdasarkan proporsi besar tubuh, kucing memiliki mata terbesar dibandingkan dengan mamalia lainnya.
Foto: IMAGO/Pond5
Lebih Senang Perempuan?
Seorang pria perlu kesabaran lebih jika memanggil kucingnya. Sebaliknya, jika kucing dipanggil perempuan responnya lebih cepat. Ini dikarenakan suara perempuan lebih tinggi dibanding dengan suara pria.
Foto: Fotolia/stokkete
Kucing Bicara
Bagaimana kucing “berbicara“ berbeda di setiap negara. Berikut beberapa diantaranya: Katalan: meu, Kanton: mao, Denmark: miav, Belanda: miauw, Inggris: meow, Perancis: miaou, Jerman: Miau, Yunani: naiou, Ibrani: Miau atau Miya, Jepang: nyan, nya, n’yao atau myah, Korea: yaong atau nyaong, Norwegia: mjau, Swedia: mjau